PekanbaruTNI/POLRI

Sinergi Antara Polri dan Masyarakat, Kombes.Pol. Deny Setyo Hadiri Jumat Curhat Polda Riau di Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru

Avatar
21
×

Sinergi Antara Polri dan Masyarakat, Kombes.Pol. Deny Setyo Hadiri Jumat Curhat Polda Riau di Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU, KUJANGPOST.com – Polda Riau kembali menggelar Jumat Curhat diwilayah hukum Polsek Bukit Raya, kali ini digelar di Masjid Al Muhajirin Jalan Kopen, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Jumat (26/04/2024) siang.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Bukit Raya, AKP Syafnil dan dihadiri oleh Karo SDM Polda Riau, Kombes Pol Deny Setyo, Wadir Pam Obvit, Kasubdit Binpolmas Dit Binmas, Kabag Ops Sat Brimob Polda Riau, Kanit Binmas Polsek Bukit Raya, Paur SIM Dit Lantas Polda Riau serta Ketua Pengurus dan Jemaah Masjid Al Muhajirin.

Kegiatan diawali dengan Sholat Jumat berjamaah. Dalam suasana penuh ketenangan usai salat berjemaah, Kapolsek Bukit Raya bersama Karo SDM Polda Riau bersilaturahmi, berdiskusi dan saling bertukar informasi dengan jemaah Masjid Al Muhajirin melalui pelaksanaan Jumat Curhat.

Berbagai macam permasalahan yang disampaikan warga kepada Kapolsek Bukit Raya, AKP Syafnil serta Karo SDM Polda Riau, Kombes Pol Deny Setyo, salah satunya yang disampaikan oleh Ketua RT 02, Agusdi yang menanyakan terkait upaya Preventif Polda Riau beserta Jajaran dalam membasmi peredaran narkoba di Provinsi Riau khususnya Kota Pekanbaru.

Kemudian warga juga menanyakan prihal bagaimana cara serta apakah ada jalurnya bagi masyarakat tidak mampu untuk mendaftarkan anak-anaknya menjadi Anggota Polri.

“Dilingkungan kami ini pak banyak anak-anak muda yang memiliki potensi untuk menjadi anggota polri sehingga kami ingin mengetahui bagaimana cara serta apakah ada jalurnya bagi masyarakat tidak mampu untuk mendaftarkan anak-anaknya menjadi Anggota Polri,” kata Eri Akmal yang menjabat sebagai ketua Pengurus Masjid Masjid Al Muhajirin.

Menanggapi pertanyaan Ketua RT 02, Agusdi, Kapolsek Bukit Raya, AKP Syafnil mengatakan, Polda Riau beserta Jajaran selama ini telah berupaya secara masif memutus mata rantai peredaran narkoba ditengah-tengah masyarakat dengan cara melakukan penangkapan serta penindakan secara tegas kepada bandar-bandar narkoba yang selama ini merusak anak-anak muda generasi bangsa.

“Sementara upaya pemberantasan narkoba di lingkungan Kelurahan Tangkerang Tengah yang merupakan bagian dari Wilayah Hukum Polsek Bukit Raya, selama ini kami Polsek Bukit Raya selalu melakukan koordinasi serta sinergitas dengan RT dan RW, Lurah maupun Camat guna menyerap segala informasi perihal adanya aktifitas transaksi narkoba di setiap lingkungan masyarakat,” kata AKP Syafnil.

“Kita juga harus membentengi mulai dari anak-anak memberitahu bahwa narkoba sangat berbahaya terhadap diri sendiri mau pun orang lain bahkan sangking inginnya membeli narkoba sampai rela sampai membunuh keluarganya sendiri karena keinginan untuk membeli narkoba tersebut jadi untuk para orang tua didiklah anaknya supaya tidak pernah sedikit pun menyentuh narkoba tersebut,” tambah AKP Syafnil.

Sementara menanggapi pertanyaan dari Ketua Masjid Al Muhajirin Eri Akmal, Karo SDM Polda Riau, Kombes Pol Deny Setyo mengatakan, terkait proses Rekrutmen Anggota Polri, bahwasanya Rekrutmen Anggota Polri merupakan bagian dari program yang sangat krusial ditubuh Polri dikarenakan program tersebut menjadi awal untuk mencari serta membentuk bibit generasi personil polri kedepannya sehingga diperlukan seleksi yang sangat ketat baik dari segi fisik, akademis maupun kesehatan.

“Selama ini Polri telah melakukan beberapa inovasi dalam proses rekrutmen demi terwujudnya proses seleksi yang transparan serta membuka dari jalur prestasi baik dibidang akademik maupun bidang olahraga serta membuka kesempatan bagi keluarga yang tidak mampu sehingga diharapkan setiap anak-anak dapat mengikuti seleksi tersebut memang berdasarkan kemampuan dan integritasnya masing-masing serta perlu kami sampaikan juga dalam kesempatan ini kepada bapak-bapak sekalian untuk tidak percaya atau memberikan sejumlah uang kepada oknum-oknum yang menjanjikan bisa memasukan anak-anak kita menjadi anggota polri karena proses seleksi anggota polri tidak pernah dipungut biaya alias gratis,” kata Karo SDM.

Acara kemudian ditutup dengan sesi Photo bersama serta penyerahan bantuan kepada warga kurang mampu diwilayah tersebut.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *