RiauRokan HuluTNI/POLRI

Panen Jagung Kwartal II di Tandun Barat Langkah Menuju Swasembada Pangan Diperkuat

Kujang Post
7
×

Panen Jagung Kwartal II di Tandun Barat Langkah Menuju Swasembada Pangan Diperkuat

Sebarkan artikel ini

ROKAN HULU | kujangpost.com – Langkah menuju swasembada pangan nasional tidak hanya bertumpu pada produksi dalam skala besar, tetapi juga tumbuh dari lahan-lahan masyarakat.

Semangat itu terlihat di Desa Tandun Barat, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, saat masyarakat memanen jagung pipil kwartal II dengan mendapat pendampingan dari jajaran Polsek Tandun, Selasa (8/9/2026).

Panen berlangsung di lahan masyarakat seluas sekitar 0,5 hektare atau 5.000 meter persegi di RT 001/RW 001, Dusun Padang Gajah. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat masyarakat.

Kapolsek Tandun AKP P. Simatupang, S.H., melalui Kanit Binmas Polsek Tandun Aiptu S. Rambe, S.H., hadir bersama Kanit Samapta Aipda Parlindungan, PS Kanit Propam Aipda Darmansyah, Bhabinkamtibmas Desa Tandun Barat Bripka Ardo serta personel Polsek Tandun.

Perwakilan Pemerintah Desa Tandun Barat, Kasi Pemerintahan Triono, turut hadir bersama masyarakat yang terlibat dalam kegiatan panen.

Kapolsek Tandun AKP P. Simatupang, S.H., menegaskan bahwa dukungan terhadap sektor pertanian merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam mendukung swasembada pangan nasional.

“Pertanian masyarakat memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan pangan. Karena itu, kami akan terus mendukung dan mendorong kegiatan masyarakat yang sejalan dengan upaya mewujudkan swasembada pangan nasional,” tegasnya.

Perjalanan menuju hasil panen tersebut tidak sepenuhnya mudah. Cuaca panas ekstrem menjadi salah satu kendala yang memengaruhi pertumbuhan tanaman sehingga jagung di lahan tersebut belum tumbuh secara maksimal.

Meski menghadapi kendala, panen tetap dilaksanakan dengan lancar. Kehadiran Polsek Tandun bersama pemerintah desa dan masyarakat menunjukkan bahwa penguatan pangan dapat dimulai dari tingkat desa, melalui pemanfaatan lahan dan pengelolaan pertanian secara berkelanjutan.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.20 WIB. Seluruh rangkaian berjalan aman, tertib dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *