Pasir Pengaraian | kujangpost.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi warga binaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan gigi yang dilaksanakan secara rutin bagi warga binaan, Kamis (8/10/2026).
Pemeriksaan kesehatan gigi dilakukan oleh drg. Khairunnisa sebagai bagian dari layanan kesehatan di Lapas Pasir Pangarayan. Dalam kegiatan tersebut, warga binaan mendapatkan pemeriksaan kondisi gigi dan mulut, konsultasi kesehatan, edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi, serta penanganan awal terhadap keluhan yang dialami.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi sejak dini berbagai permasalahan kesehatan gigi dan mulut sehingga dapat segera ditindaklanjuti. Selain itu, pemeriksaan rutin juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga binaan akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan gigi sebagai bagian dari kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, melalui Kasi Binadik dan Giatja Andi Rahman, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan, termasuk kesehatan gigi, merupakan hak yang harus dipenuhi bagi setiap warga binaan.
“Pelayanan kesehatan merupakan salah satu hak dasar warga binaan yang menjadi perhatian kami, termasuk kesehatan gigi dan mulut. Melalui pemeriksaan yang dilakukan secara rutin, kami berharap kondisi kesehatan warga binaan tetap terjaga sehingga mereka dapat mengikuti seluruh program pembinaan dengan baik. Lapas Pasir Pangarayan akan terus berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas melalui sinergi dengan tenaga medis dan instansi terkait,” ujar Andi Rahman mewakili Kalapas Efendi P. Purba.
Lapas Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui pelaksanaan pemeriksaan secara berkala serta kerja sama dengan tenaga medis, salah satunya drg. Khairunnisa. Dengan pelayanan kesehatan yang berkesinambungan, diharapkan tercipta lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan mendukung keberhasilan proses pembinaan menuju warga binaan yang lebih produktif dan siap kembali ke tengah masyarakat.








