JatimJawa TimurKesehatan

Kartini Masa Kini Tumbuh dari Posyandu: Anak-anak PAUD Jogorogo Rayakan Hari Kartini dengan Kreasi Kue Tart

0
×

Kartini Masa Kini Tumbuh dari Posyandu: Anak-anak PAUD Jogorogo Rayakan Hari Kartini dengan Kreasi Kue Tart

Sebarkan artikel ini

 

Ngawi. Kujangpost.com – Hangat sinar matahari pagi yang memancarkan cahaya cerah seolah menambah semangat anak-anak PAUD Posyandu Sambungan, Desa Jogorogo, Kabupaten Ngawi, saat memperingati Hari Kartini 2026 dengan cara yang unik dan penuh kreativitas. Pada Rabu, 29 April 2026, anak-anak bersama para wali murid tampak antusias mengikuti kegiatan membuat kue tart bertema Raden Ajeng Kartini.

Suasana Posyandu Sambungan pagi itu dipenuhi gelak tawa dan semangat kebersamaan. Dengan tangan-tangan kecil yang lincah, anak-anak menghias kue tart menggunakan berbagai warna dan bentuk, sambil dikenalkan pada sosok R.A. Kartini sebagai pelopor emansipasi perempuan Indonesia.

Kegiatan tersebut dihadiri anak-anak PAUD, wali murid, kader posyandu, serta masyarakat sekitar. Selain menjadi sarana edukasi dan kreativitas bagi anak, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antarwarga.

Salah seorang wali murid menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini mampu memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang anak.

“ Kami ingin anak-anak tumbuh sehat, aktif, lincah, serta menjadi generasi yang pintar dan kreatif agar tumbuh kembangnya semakin maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Jogorogo, PJ Prasetyo Raharjo, turut memberikan dukungan terhadap kegiatan posyandu yang dinilai memiliki manfaat besar bagi masyarakat, khususnya bagi para ibu muda.

Dalam keterangannya yang disampaikan pada Jumat, 8 Mei 2026, PJ Prasetyo Raharjo mengatakan bahwa posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan balita, tetapi juga dapat menjadi ruang interaksi sosial dan edukasi bagi masyarakat.

“Posyandu bisa menjadi ruang dialog bagi ibu-ibu muda agar saling berbagi pengetahuan mengenai gizi dan kesehatan anak,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan sederhana seperti membuat kue tart bersama ternyata memiliki makna yang lebih luas dalam membangun kebersamaan warga.

“Lebih dari sekadar membuat kue tart, kegiatan ini mampu mempererat silaturahmi antara wali murid dan masyarakat sekitar,” imbuhnya.

Melalui kegiatan penuh warna dan keceriaan tersebut, semangat Kartini seolah hidup kembali di tengah anak-anak Desa Jogorogo. Dari ruang sederhana posyandu desa, tumbuh harapan akan lahirnya generasi sehat, cerdas, kreatif, dan penuh semangat kebersamaan.(Arni)

Editor: Arni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *