PekanbaruTNI/POLRI

TIM SAR DITPOLAIRUD Polda Riau Evakuasi Warga Terdampak Banjir

133
×

TIM SAR DITPOLAIRUD Polda Riau Evakuasi Warga Terdampak Banjir

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU- KUJANGPOST.com — Banjir yang melanda wilayah Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, membuat ratusan warga harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Dalam upaya penyelamatan ini, personel Ditpolairud Polda Riau turun langsung ke lokasi untuk membantu warga terdampak, bahkan menggendong mereka ke posko pengungsian.

Personel Ditpolairud Polda Riau tak hanya mengerahkan 3 unit rubber boat dan 12 personel, tetapi juga melakukan evakuasi dengan cara humanis. Warga lanjut usia, penyandang disabilitas, ibu hamil, dan anak-anak yang kesulitan berjalan di genangan air setinggi 40 cm hingga 120 cm, digendong satu per satu oleh petugas menuju tempat yang lebih aman.

Wadirpolairud Polda Riau, AKBP Andi Yul, menyampaikan bahwa evakuasi ini dilakukan secepat mungkin untuk memastikan keselamatan warga, terutama kelompok rentan yang kesulitan menyelamatkan diri.

“Kami melihat banyak warga yang tidak bisa berjalan sendiri karena kondisi banjir cukup tinggi dan arus cukup deras. Oleh karena itu, personel kami langsung turun membantu, bahkan menggendong warga untuk memastikan mereka sampai dengan selamat ke posko pengungsian,” ujar AKBP Andi Yul.

Selain evakuasi, Ditpolairud Polda Riau juga membantu warga dalam mengamankan barang berharga dan kendaraan yang masih bisa diselamatkan dari genangan banjir.

Selain melakukan evakuasi, Ditpolairud Polda Riau juga melakukan pendataan jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terdampak, dengan hasil yakni, Kelurahan Meranti Pandak: 2.004 KK, Kelurahan Sri Meranti: 3.664 KK, dan Total warga terdampak: 5.668 KK.

Kondisi di lapangan masih cukup sulit, mengingat beberapa akses jalan sulit di lewati akibat tingginya debit air. Meski demikian, tim dari Ditpolairud Polda Riau,  terus berupaya mengevakuasi warga yang masih bertahan di rumah mereka.

AKBP Andi Yul mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri bertahan di rumah jika kondisi banjir semakin tinggi. Pihak kepolisian juga terus memantau kondisi cuaca dan debit air untuk mengantisipasi banjir susulan.

“Kami mengimbau warga agar segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. Jangan menunggu hingga kondisi semakin parah. Keselamatan adalah yang utama,” tambahnya.

Selain evakuasi, Ditpolairud Polda Riau juga akan terus bersiaga dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan bantuan logistik dan medis segera tersalurkan bagi para pengungsi.

Dengan adanya aksi cepat tanggap dari Ditpolairud Polda Riau ini, diharapkan warga yang terdampak banjir dapat merasa lebih aman dan mendapatkan perlindungan yang mereka butuhkan.

Warga masyarakat terdampak banjir diimbau untuk tetap mengikuti arahan petugas Kepolisian di lapangan, guna menghindari resiko lebih lanjut akibat banjir ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polsek Rokan IV Koto Perkuat Ekosistem Pertanian Berkelanjutan, Kawal Produktivitas Jagung Demi Swasembada Pangan Nasional ROKAN HULU – Komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Salah satunya dengan memperkuat ekosistem pertanian yang berkelanjutan melalui pendampingan dan pemantauan intensif terhadap perkembangan tanaman jagung milik petani di Desa Rokan Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto. Pada Rabu (30/6/2026) sekitar pukul 10.20 WIB, Bhabinkamtibmas Polsek Rokan IV Koto, AIPDA Khairil Asri, bersama pemerintah desa turun langsung ke lahan pertanian untuk mengecek kondisi tanaman jagung pipil jenis hibrida. Kegiatan tersebut meliputi pengamatan pertumbuhan tanaman, pengukuran tinggi tanaman, serta pemantauan kondisi lahan guna memastikan proses budidaya berjalan optimal. Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman jagung yang telah berumur 56 hari sejak ditanam pada 6 Mei 2026 menunjukkan perkembangan yang baik. Tinggi tanaman rata-rata mencapai sekitar 150 sentimeter dengan kondisi pertumbuhan yang sehat, meski memasuki musim hujan yang berpotensi memengaruhi produktivitas lahan. Kapolsek Rokan IV Koto, IPTU Dodi Ripo Saputra, S.H., M.H., menegaskan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional. “Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan pendampingan kepada petani agar proses budidaya dapat berjalan dengan baik. Sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan demi terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujarnya. Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga menjadi sarana mempererat komunikasi dengan para petani. Melalui pendampingan secara langsung, berbagai kendala yang dihadapi di lapangan dapat diidentifikasi lebih dini sehingga solusi dapat dirumuskan bersama demi menjaga produktivitas pertanian. Selain memastikan pertumbuhan tanaman tetap optimal, kegiatan tersebut turut memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui pelayanan yang humanis, responsif, dan hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan pendampingan yang dilakukan secara berkesinambungan, Polsek Rokan IV Koto berharap produktivitas pertanian jagung terus meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus memperkuat terwujudnya swasembada pangan nasional. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Riau

ROKAN HULU| KUJANGPOST.com – Komitmen Polri dalam mendukung…