Tambusai Utara | KUJANGPOST.com — Polsek Tambusai Utara terus memperkuat pendampingan, pengawasan, dan pemberdayaan petani melalui pemantauan tanaman jagung di Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Sabtu (15/8/2026). Langkah ini menjadi bentuk nyata kehadiran Polri dalam mengawal produktivitas pertanian sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.
Pemantauan dilakukan pada lahan jagung seluas kurang lebih 1 hektare. Hasil pengecekan menunjukkan tanaman telah berusia sekitar 47 hari, tumbuh baik, dan diperkirakan memasuki masa panen pada Oktober 2026.
Kapolsek Tambusai Utara AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pendampingan terhadap petani dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan pencapaian swasembada pangan nasional.
“Pendampingan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan petani tidak berjalan sendiri. Kami hadir untuk memberikan dukungan, melakukan pemantauan, serta memastikan tanaman tumbuh dan berkembang secara optimal hingga masa panen. Dengan produktivitas yang terus meningkat, kami berharap sektor pertanian semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujar Kapolsek.
Selain memantau perkembangan tanaman, personel Polsek Tambusai Utara juga membangun komunikasi dengan petani serta mendorong pengelolaan lahan secara optimal. Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dengan situasi aman dan kondusif.






