ROKAN HULU |KUJANGPOST.com – Polsek Rambah terus mengawal budidaya jagung pipil hibrida di Dusun Wonosri, Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Sabtu (27/06/2026), sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan. Pendampingan ini juga diarahkan untuk mewujudkan Desa Koto Tinggi sebagai desa mandiri pangan yang mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian.
Kegiatan dipimpin Kapolsek Rambah IPTU Andi Tiro Lukito, S.H., M.M., didampingi Kanit Samapta IPTU Zulkarnain, S.Sos., Kanit Binmas AIPTU Juller, S.AP., bersama personel Polsek Rambah. Mereka meninjau lahan jagung seluas sekitar 1,5 hektare, mengecek pertumbuhan tanaman, berdialog dengan Koordinator Ketahanan Pangan Desa Koto Tinggi dan para petani, serta memberikan edukasi mengenai pemupukan berimbang, perawatan tanaman, dan penerapan budidaya ramah lingkungan guna menjaga produktivitas lahan secara berkelanjutan.
Hasil pengecekan menunjukkan jagung yang ditanam pada 13 Juni 2026 telah berumur 15 hari dengan pertumbuhan sehat dan merata. Kondisi tersebut menjadi indikator positif menuju panen optimal sekaligus mendukung peningkatan produksi jagung sebagai salah satu komoditas strategis nasional.
Sebagai bentuk pengawalan, Polsek Rambah mengajak pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat memperkuat pengawasan terhadap lahan pertanian guna mencegah perusakan tanaman maupun gangguan ternak yang dilepas bebas. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keberlangsungan produksi dan memastikan tanaman tetap aman hingga masa panen.
Kapolsek Rambah IPTU Andi Tiro Lukito, S.H., M.M., menegaskan bahwa Polri berkomitmen menjadi mitra strategis petani dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendampingi petani agar mampu meningkatkan produksi secara berkelanjutan. Kami ingin Desa Koto Tinggi menjadi contoh desa mandiri pangan melalui sinergi pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat, sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujar Kapolsek.
Ia menambahkan, Polsek Rambah akan terus memberikan pendampingan, edukasi, dan pengamanan terhadap aktivitas pertanian agar petani semakin percaya diri mengelola lahan secara produktif, menjaga kelestarian lingkungan, serta meningkatkan hasil panen yang berkualitas.
Keberhasilan budidaya jagung di Desa Koto Tinggi diharapkan menjadi model pengembangan desa mandiri pangan di Kabupaten Rokan Hulu. Dengan meningkatnya produksi pertanian, tumbuhnya ekonomi desa, dan terjaganya keberlanjutan lahan, upaya mewujudkan swasembada pangan nasional diyakini akan semakin kuat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.












