RiauRokan HuluTNI/POLRI

Polsek Kunto Darussalam Optimalkan Unsur Hara Jagung Hibrida di Desa Pasir Luhur, Perkuat Swasembada Pangan

Kujang Post
6
×

Polsek Kunto Darussalam Optimalkan Unsur Hara Jagung Hibrida di Desa Pasir Luhur, Perkuat Swasembada Pangan

Sebarkan artikel ini

ROKAN HULU|KUJANGPOST.com – Polsek Kunto Darussalam terus memperkuat pendampingan kepada petani dengan memastikan pemenuhan unsur hara dan perawatan tanaman jagung hibrida berjalan optimal sebagai upaya mendukung program swasembada pangan nasional.

Pada Jumat (26/6/2026), Bhabinkamtibmas Desa Pasir Luhur Bripka Ricardo Sibarani bersama pengelola BUMDes Sri Rejeki dan perangkat desa melakukan pendampingan sekaligus pemantauan di lahan jagung hibrida Desa Pasir Luhur. Kegiatan ini bertujuan memastikan pertumbuhan tanaman tetap optimal melalui pemenuhan unsur hara, pengendalian gulma, serta perawatan tanaman secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memeriksa kondisi tanaman, mengukur tinggi batang, serta membersihkan gulma yang berpotensi menghambat penyerapan unsur hara. Langkah ini dilakukan agar tanaman tumbuh sehat, memperoleh nutrisi yang cukup, dan mampu menghasilkan panen yang optimal.

Hasil pemantauan menunjukkan tanaman jagung yang ditanam pada 11 Mei 2026 telah berusia 47 hari dengan tinggi rata-rata 80–120 sentimeter. Kondisi tanaman tampak sehat, seragam, dan menunjukkan pertumbuhan yang baik.

Kapolsek Kunto Darussalam, AKP Joko Frasanta, mengatakan Polri berkomitmen mendukung swasembada pangan melalui pendampingan di setiap tahapan budidaya, mulai dari pengolahan lahan, pemeliharaan tanaman, hingga memastikan kebutuhan unsur hara terpenuhi.

“Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendukung sektor pertanian melalui pendampingan yang berkelanjutan. Dengan pemenuhan unsur hara, perawatan yang tepat, dan sinergi bersama petani, kami berharap produktivitas meningkat, hasil panen berkualitas, serta kesejahteraan petani ikut terangkat,” ujar Kapolsek.

Ia menambahkan, keberhasilan swasembada pangan membutuhkan sinergi seluruh pihak melalui pengelolaan budidaya yang baik dan pendampingan secara berkesinambungan. Diharapkan, budidaya jagung hibrida di Desa Pasir Luhur dapat menjadi contoh pertanian produktif dalam mendukung swasembada pangan nasional.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *