Rokan Hulu | KUJANGPOST.com-K.omitmen Polri dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus diwujudkan melalui langkah nyata di lapangan. Tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri juga hadir sebagai mitra strategis dalam mendukung peningkatan produksi pangan guna menjamin ketersediaan pangan yang berkelanjutan bagi masyarakat. Salah satu upaya tersebut dilakukan oleh jajaran Polsek Rokan IV Koto melalui kegiatan pemantauan perkembangan tanaman jagung milik masyarakat di Desa Lubuk Bendahara, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, Sabtu (06/06/2026).
Kegiatan pemantauan dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Bendahara, Aipda H. Sihonbing, sebagai bentuk pendampingan dan pengawasan terhadap sektor pertanian yang menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kehadiran Polri di tengah para petani diharapkan mampu memberikan motivasi, pendampingan, serta memastikan proses budidaya tanaman berjalan optimal sehingga dapat menghasilkan produktivitas yang maksimal.
Pada lahan seluas kurang lebih satu hektare tersebut, tanaman jagung yang ditanam pada 29 Mei 2026 telah memasuki usia tujuh hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, mayoritas tanaman menunjukkan pertumbuhan yang baik dan berkembang sesuai harapan. Meskipun terdapat beberapa tanaman yang mengalami pertumbuhan kurang optimal akibat kondisi cuaca panas dalam beberapa hari terakhir, secara keseluruhan perkembangan tanaman masih dalam kondisi cukup baik dan berpotensi memberikan hasil panen yang maksimal.
Kapolsek Rokan IV Koto, IPTU Dodi Ripo Saputra, S.H., M.H., menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari dukungan nyata terhadap program pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas ketersediaan pangan masyarakat.
“Ketahanan pangan merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitas nasional. Karena itu, Polri berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat, termasuk para petani, guna memastikan proses produksi pangan berjalan dengan baik. Melalui pemantauan dan pendampingan ini, kami berharap tanaman jagung yang dibudidayakan masyarakat dapat tumbuh optimal, meningkatkan hasil panen, serta berkontribusi terhadap ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Kapolsek.
Lebih lanjut, IPTU Dodi Ripo Saputra menjelaskan bahwa peningkatan produksi pertanian di tingkat desa memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional. Semakin terjaganya produktivitas lahan pertanian, maka semakin kuat pula kemampuan daerah dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat secara mandiri.
Program pemantauan yang dilakukan Polsek Rokan IV Koto ini juga sejalan dengan upaya Polri dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada sektor ketahanan pangan. Melalui sinergi antara Polri, pemerintah daerah, kelompok tani, dan masyarakat, diharapkan tercipta ekosistem pertanian yang produktif, berdaya saing, dan mampu menopang kebutuhan pangan masyarakat secara berkelanjutan.
Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, tanaman jagung tersebut diperkirakan akan memasuki masa panen pada akhir September 2026. Dengan kondisi pertumbuhan yang cukup baik, hasil panen nantinya diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan produksi jagung daerah, memperkuat cadangan pangan masyarakat, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pembangunan pemerintah.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Rokan IV Koto menegaskan komitmennya untuk terus mengawal, mendampingi, dan mendukung berbagai program pertanian masyarakat sebagai bagian dari kontribusi Polri dalam menjaga ketersediaan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkokoh ketahanan pangan nasional menuju Indonesia yang lebih mandiri dan berdaulat di sektor pangan.












