SiakTNI/POLRI

Polres Siak Ungkap Kasus Narkotika Jenis Shabu, Amankan Dua Tersangka dan Barang Bukti 3,76 Gram

126
×

Polres Siak Ungkap Kasus Narkotika Jenis Shabu, Amankan Dua Tersangka dan Barang Bukti 3,76 Gram

Sebarkan artikel ini

SIAK, KUJANGPOST.com —  16 Maret 2025* – Sat Resnarkoba Polres Siak berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis shabu dengan berat kotor 3,76 gram, yang terjadi pada Jumat, 14 Maret 2025, sekitar pukul 18.00 WIB. Dua tersangka berinisial Hendra Gunawan (34) dan Chandra (33) berhasil diamankan di lokasi yang berbeda di Desa Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.

Kapolres Siak AKBP Eka Ariandy Putra, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Resnarkoba Polres Siak AKP Tony Armando, S.E., menjelaskan, “Pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya transaksi narkotika jenis shabu di sekitar Jalan Pertiwi, Desa Pinang Sebatang Timur. Berdasarkan informasi tersebut, tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Siak melakukan penyelidikan dan berhasil melakukan Undercover Buy yang mengarah pada penangkapan pertama terhadap Chandra. Dari tangan tersangka Chandra, polisi menemukan 1 paket narkotika jenis shabu beserta sebuah handphone merek ZTE Blade A54.”

“Setelah dilakukan interogasi, Chandra mengaku memperoleh narkotika tersebut dari tersangka lainnya, Hendra Gunawan. Tim langsung mengembangkan penyelidikan dan berhasil menangkap Hendra di sebuah pondok yang terletak tak jauh dari lokasi pertama. Dari Hendra, petugas berhasil menemukan 16 paket narkotika jenis shabu, 1 pack plastik klip bening, 2 lembar kertas warna merah, 1 kotak rokok merek Link, 1 timbangan digital, 1 pipet yang dimodifikasi menjadi sendok, dan 1 unit handphone merek Redmi, “lanjut AKP Tony Armando.

AKP Tony Armando menjelaskan, “Kedua tersangka, yang bekerja sebagai buruh harian lepas, kini terancam jeratan hukum. Berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan, kedua tersangka terbukti positif mengonsumsi methamphetamine, yang menjadi dasar pengakuan mereka terkait keterlibatan dalam jaringan peredaran narkotika di wilayah tersebut.”

Kasat Resnarkoba Polres Siak AKP Tony Armando mengungkapkan, “Bahwa pengungkapan kasus ini adalah hasil kerjasama yang baik antara pihak kepolisian dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa Polres Siak akan terus berupaya untuk memberantas peredaran narkotika demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bersih dari penyalahgunaan narkoba.”

“Kami akan terus melakukan langkah tegas terhadap para pelaku narkoba dan memastikan mereka mendapatkan hukuman yang setimpal. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melapor jika mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan, ”terang Kasat Resnarkoba Polres Siak tersebut.

“Kedua tersangka saat ini telah ditahan di Polres Siak untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Tim kami juga masih terus melakukan pengejaran terhadap seorang tersangka lain yang berinisial DN (DPO) yang diduga menjadi pemasok utama narkotika tersebut, “tutup AKP Tony Armando.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polsek Rokan IV Koto Perkuat Ekosistem Pertanian Berkelanjutan, Kawal Produktivitas Jagung Demi Swasembada Pangan Nasional ROKAN HULU – Komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Salah satunya dengan memperkuat ekosistem pertanian yang berkelanjutan melalui pendampingan dan pemantauan intensif terhadap perkembangan tanaman jagung milik petani di Desa Rokan Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto. Pada Rabu (30/6/2026) sekitar pukul 10.20 WIB, Bhabinkamtibmas Polsek Rokan IV Koto, AIPDA Khairil Asri, bersama pemerintah desa turun langsung ke lahan pertanian untuk mengecek kondisi tanaman jagung pipil jenis hibrida. Kegiatan tersebut meliputi pengamatan pertumbuhan tanaman, pengukuran tinggi tanaman, serta pemantauan kondisi lahan guna memastikan proses budidaya berjalan optimal. Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman jagung yang telah berumur 56 hari sejak ditanam pada 6 Mei 2026 menunjukkan perkembangan yang baik. Tinggi tanaman rata-rata mencapai sekitar 150 sentimeter dengan kondisi pertumbuhan yang sehat, meski memasuki musim hujan yang berpotensi memengaruhi produktivitas lahan. Kapolsek Rokan IV Koto, IPTU Dodi Ripo Saputra, S.H., M.H., menegaskan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional. “Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan pendampingan kepada petani agar proses budidaya dapat berjalan dengan baik. Sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan demi terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujarnya. Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga menjadi sarana mempererat komunikasi dengan para petani. Melalui pendampingan secara langsung, berbagai kendala yang dihadapi di lapangan dapat diidentifikasi lebih dini sehingga solusi dapat dirumuskan bersama demi menjaga produktivitas pertanian. Selain memastikan pertumbuhan tanaman tetap optimal, kegiatan tersebut turut memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui pelayanan yang humanis, responsif, dan hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan pendampingan yang dilakukan secara berkesinambungan, Polsek Rokan IV Koto berharap produktivitas pertanian jagung terus meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus memperkuat terwujudnya swasembada pangan nasional. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Riau

ROKAN HULU| KUJANGPOST.com – Komitmen Polri dalam mendukung…