DumaiTNI/POLRI

Polres Dumai Ikuti Anev Ops Ketupat 2026, Kapolri Tekankan Strategi Proaktif Berbasis Data

53
×

Polres Dumai Ikuti Anev Ops Ketupat 2026, Kapolri Tekankan Strategi Proaktif Berbasis Data

Sebarkan artikel ini

DUMAI,  KUJANGPOST.com – Analisa dan Evaluasi (anev) akhir terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dilakukan oleh jajaran Kepolisian Republik Indonesia guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di masa mendatang.

Pada Selasa, 24 Maret 2026, agenda berupa Anev secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting digelar untuk membedah hasil pengamanan arus mudik dan arus balik.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Polres di Indonesia, termasuk jajaran Polres Dumai yang mengikuti jalannya arev tersebut bertempat Pos Pengamanan Terpadu di Jalan H.R. Soebrantas, Kelurahan Teluk Binjai Kota Dumai.

Dalam anev tersebut, pimpinan anev memberikan apresiasi yang setinggi tingginya atas dedikasi seluruh personel yang bertugas di lapangan selama masa operasi berlangsung.

Polres Dumai Hadir secara virtual dalam kegiatan ini Waka Polres Dumai Kompol Rahmat Syah, S.Kom., S.I.K., M.I.K., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Dumai untuk menyimak poin-poin krusial terkait strategi pengamanan wilayah.

Sinergi yang kuat antar instansi dinilai menjadi faktor utama keberhasilan dalam menekan angka gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama lebaran.

Dalam arahannya Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryo Nugroho, S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa evaluasi ini bertujuan untuk mencari celah peningkatan agar pelayanan dan pengamanan masyarakat di masa mendatang bisa lebih optimal lagi melalui wadah belajar bersama bagi seluruh anggota.

“Hari ini kita berkumpul untuk mengevaluasi secara menyeluruh pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang telah usai, saya ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang terlibat atas dedikasi dan kerja kerasnya,” ujar Irjen Pol Drs. Agus Suryo Nugroho, S.H., M.Hum.

Selain memberikan apresiasi, poin utama dalam arahan tersebut adalah mengenai pentingnya adaptasi terhadap perubahan mobilitas masyarakat yang terus berkembang setiap tahunnya.

Petugas di daerah diminta untuk tidak hanya bekerja secara reaktif saat terjadi kemacetan atau insiden, tetapi harus mampu menyusun strategi proaktif yang berbasis pada analisis data. Penggunaan teknologi dan inovasi dalam pengaturan lalu lintas menjadi sorotan utama agar sistem pengamanan menjadi lebih cerdas dalam menghadapi tren pergerakan masyarakat.

Kakorlantas Polri menekankan bahwa keberhasilan operasi bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan tentang kemampuan kepolisian dalam menciptakan sistem yang adaptif terhadap perubahan dan berani mengusulkan terobosan baru.

“Operasi Ketupat 2026 telah memberikan kita banyak pelajaran berharga, dinamika lalu lintas dan mobilitas masyarakat yang terus berkembang menuntut kita untuk tidak hanya reaktif, tetapi juga proaktif dalam menyusun strategi pengamanan,” katanya.

Fokus akhir dari evaluasi ini tetap bermuara pada keselamatan jiwa masyarakat sebagai prioritas tertinggi dalam setiap operasi kepolisian. Analisis mendalam terhadap faktor penyebab kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas harus dilakukan secara detail agar solusi yang diambil tepat sasaran.

Setiap personel diingatkan bahwa indikator kesuksesan yang sesungguhnya adalah ketika masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dan kembali ke perantauan dalam keadaan selamat tanpa kekurangan suatu apa pun.

Kakorlantas Polri menutup arahannya dengan menegaskan bahwa keselamatan adalah harga mati yang harus diperjuangkan melalui analisis faktor penyebab kendala di lapangan demi kebahagiaan setiap keluarga pemudik.

“Tujuan utama Operasi Ketupat adalah menjaga keamanan dan keselamatan jiwa masyarakat selama periode mudik dan balik, dalam anev ini setiap angka, setiap insiden, dan setiap keberhasilan harus kita pandang dari perspektif tersebut,” tuturnya.

Mudik Aman Keluarga Bahagia.

Melindungi Tuah, Menjaga Marwah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polsek Rokan IV Koto Perkuat Ekosistem Pertanian Berkelanjutan, Kawal Produktivitas Jagung Demi Swasembada Pangan Nasional ROKAN HULU – Komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Salah satunya dengan memperkuat ekosistem pertanian yang berkelanjutan melalui pendampingan dan pemantauan intensif terhadap perkembangan tanaman jagung milik petani di Desa Rokan Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto. Pada Rabu (30/6/2026) sekitar pukul 10.20 WIB, Bhabinkamtibmas Polsek Rokan IV Koto, AIPDA Khairil Asri, bersama pemerintah desa turun langsung ke lahan pertanian untuk mengecek kondisi tanaman jagung pipil jenis hibrida. Kegiatan tersebut meliputi pengamatan pertumbuhan tanaman, pengukuran tinggi tanaman, serta pemantauan kondisi lahan guna memastikan proses budidaya berjalan optimal. Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman jagung yang telah berumur 56 hari sejak ditanam pada 6 Mei 2026 menunjukkan perkembangan yang baik. Tinggi tanaman rata-rata mencapai sekitar 150 sentimeter dengan kondisi pertumbuhan yang sehat, meski memasuki musim hujan yang berpotensi memengaruhi produktivitas lahan. Kapolsek Rokan IV Koto, IPTU Dodi Ripo Saputra, S.H., M.H., menegaskan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional. “Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan pendampingan kepada petani agar proses budidaya dapat berjalan dengan baik. Sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan demi terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujarnya. Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga menjadi sarana mempererat komunikasi dengan para petani. Melalui pendampingan secara langsung, berbagai kendala yang dihadapi di lapangan dapat diidentifikasi lebih dini sehingga solusi dapat dirumuskan bersama demi menjaga produktivitas pertanian. Selain memastikan pertumbuhan tanaman tetap optimal, kegiatan tersebut turut memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui pelayanan yang humanis, responsif, dan hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan pendampingan yang dilakukan secara berkesinambungan, Polsek Rokan IV Koto berharap produktivitas pertanian jagung terus meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus memperkuat terwujudnya swasembada pangan nasional. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Riau

ROKAN HULU| KUJANGPOST.com – Komitmen Polri dalam mendukung…