BudayaRiauRokan Hulu

Di Era Raja Rambah XI, Warisan Adat Luhak Rambah Memasuki Babak Baru

Kujang Post
0
×

Di Era Raja Rambah XI, Warisan Adat Luhak Rambah Memasuki Babak Baru

Sebarkan artikel ini

ROKAN HULU | kujangpost.com — Satu tahun setelah penabalan Yang Dipertuan Besar Raja Rambah XI, dr. Tengku Afrizal Dachlan, M.M., menandai perjalanan tersebut dengan tasyakuran di Kompleks Makam Raja-Raja, Dusun Kumu Sejati, Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kehadiran Raja Rambah XI menjadi titik penting dalam menata kembali tatanan adat yang sebelumnya berjalan kurang terarah. Langkah awalnya dilakukan dengan merajut kembali persatuan antarsuku, keluarga, dan puak bangsawan, sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai serta adat-istiadat Luhak Rambah.


Raja Rambah XI dr. Tengku Afrizal Dachlan, M.M., mengatakan, “Perjalanan ini merupakan ikhtiar untuk memperkuat persatuan, menata tatanan adat, merawat sejarah, dan memastikan warisan leluhur tetap hidup sebagai pijakan bagi generasi yang akan datang.” ujarnya

Setelah tatanan adat mulai diperkuat, perjalanan berlanjut pada upaya merawat jejak sejarah Kerajaan Rambah melalui proses rencana pembangunan Istana Raja Rambah. Dalam proses tersebut, Raja Rambah XI turut berperan mendorong tahapan pembangunan bersama berbagai pihak.

Langkah itu kemudian ditandai dengan Expose Akhir Kajian/Penelitian Rencana Pembangunan Istana Raja Rambah bersama Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dan Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya.

Rencana pembangunan istana menjadi bagian dari upaya menghadirkan kembali jejak sejarah Kerajaan Rambah sekaligus memperkuat identitas adat dan budaya Luhak Rambah.

Dukungan terhadap perjalanan tersebut juga datang dari unsur pemerintahan di tingkat kecamatan.

Tasyakuran satu tahun turut diisi tausiah Ustadz Dr. (HC) H. Yulihesman, S.Ag., M.Pd.I., yang mengangkat perjalanan Islam serta kaitannya dengan adat dalam kehidupan masyarakat. Kegiatan juga dirangkai dengan santunan kepada 40 anak yatim-piatu.

Kegiatan tersebut dihadiri Raja XII Luhak Rokan IV Koto Tengku Endrizal, S.E., dan Sultan Mahkota Alam Jamhur Poti, S.E., M.Si., Ph.D. Dari unsur pemerintahan hadir Camat Kepenuhan Hulu Juneidy, S.IP., M.Si.; Camat Rambah Hilir Mahadi, S.E., M.M.; Lurah Pasir Pengaraian Haves Endarwan; serta Kepala KUA Rambah Hilir H. Jalil Sitakar, S.Ag., M.Sy.

Turut hadir Tim TPP-IRR Rokan Hulu yang diketuai Datuk Yuni Syafrin, unsur pemerintahan desa, pemangku adat, perwakilan puak bangsawan dan keluarga besar Kerajaan Rambah.

Memasuki tahun kedua, perjalanan Raja Rambah XI berlanjut pada penguatan tatanan adat, pelestarian sejarah dan pembangunan sinergi bersama berbagai pihak agar warisan Luhak Rambah tetap hidup dan dapat diteruskan kepada generasi berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *