RiauRokan HuluTNI/POLRI

Polsek Rokan IV Koto Kawal Pertumbuhan Jagung Fase Vegetatif di Desa Tibawan, Dukung Ketahanan Pangan Nasional Hingga Panen

Kujang Post
1
×

Polsek Rokan IV Koto Kawal Pertumbuhan Jagung Fase Vegetatif di Desa Tibawan, Dukung Ketahanan Pangan Nasional Hingga Panen

Sebarkan artikel ini

ROKAN HULU | KUJANGPOST.com-Polsek Rokan IV Koto terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan pemantauan dan pendampingan tanaman jagung milik masyarakat di wilayah hukumnya.

Kegiatan monitoring dilaksanakan pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB di lahan jagung Desa Tibawan, Kecamatan Rokan IV Koto, dengan luas areal mencapai kurang lebih 1 hektare.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Rokan IV Koto melakukan pengecekan langsung terhadap perkembangan tanaman jagung yang saat ini memasuki fase vegetatif atau tahap pertumbuhan aktif. Hasil pemantauan menunjukkan tanaman jagung berumur sekitar 29 hari tumbuh dalam kondisi baik dengan perkembangan yang optimal.

Fase vegetatif menjadi tahapan penting dalam budidaya jagung karena menentukan pertumbuhan akar, batang, dan daun sebagai dasar pembentukan produktivitas tanaman hingga memasuki masa panen. Melalui pemantauan secara berkala, Polsek Rokan IV Koto memastikan pertumbuhan tanaman tetap terjaga serta mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional.

Kapolsek Rokan IV Koto menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Polri melalui Polsek Rokan IV Koto terus hadir mendukung ketahanan pangan nasional. Pemantauan tanaman jagung pada fase vegetatif ini dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal sehingga produktivitas tetap terjaga hingga masa panen. Ini merupakan wujud komitmen Polri dalam mengawal terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujar Kapolsek Rokan IV Koto.

Berdasarkan hasil monitoring, tanaman jagung tersebut diperkirakan memasuki masa panen pada akhir September 2026. Dengan perawatan, pemupukan, serta pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan, tanaman jagung tersebut diharapkan mampu menghasilkan produksi optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan pemantauan berlangsung aman, lancar, dan kondusif hingga selesai sekitar pukul 12.00 WIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *