Rokan Hulu | KUJANGPOST.com-Kepolisian Sektor (Polsek) Kunto Darussalam terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Swasembada Pangan Nasional melalui pemantauan langsung perkembangan tanaman jagung pipil di wilayah binaan.
Pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 13.30 WIB, Bhabinkamtibmas Desa Kota Intan, Aipda Umar Eka Saputra, S.H., melaksanakan pengecekan pertumbuhan tanaman jagung pipil di lahan seluas sekitar 0,5 hektare yang berada di Dusun Sei Rumanio, Desa Kota Intan, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu. Kegiatan tersebut dilakukan bersama petani sekaligus pengelola lahan, Matardi, sebagai bentuk pendampingan Polri kepada masyarakat dalam mengawal keberhasilan sektor pertanian sebagai salah satu pilar penting program strategis pemerintah.
Pemantauan ini bertujuan untuk memastikan perkembangan tanaman tetap terpantau sekaligus mengidentifikasi secara dini berbagai kendala yang berpotensi memengaruhi produktivitas jagung. Langkah tersebut diharapkan menjadi upaya preventif guna menjaga keberhasilan budidaya dan mendukung tercapainya swasembada pangan nasional.
Hasil pengecekan menunjukkan tanaman jagung pipil yang ditanam pada 25 Juni 2026 telah berumur sekitar 11 hari. Namun, pertumbuhannya belum optimal akibat musim kemarau yang disertai suhu udara cukup tinggi. Selain faktor cuaca, serangan hama monyet juga menjadi tantangan yang perlu diantisipasi karena berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman dan menurunkan hasil panen apabila tidak ditangani secara tepat.
Menanggapi kegiatan tersebut, Kapolsek Kunto Darussalam, AKP Joko Frasanta, menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.
“Polri tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendampingi masyarakat dalam menyukseskan program strategis pemerintah, termasuk di sektor pertanian. Melalui pendampingan dan pemantauan secara berkelanjutan, kami berharap para petani tetap semangat mengelola lahannya sehingga produktivitas jagung terus meningkat dan mampu memberikan kontribusi terhadap ketahanan serta kemandirian pangan nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar AKP Joko Frasanta.
Ia menambahkan, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan masyarakat merupakan faktor penting dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan, mulai dari perubahan cuaca hingga ancaman hama tanaman. Menurutnya, kolaborasi yang kuat akan mempercepat terwujudnya sektor pertanian yang tangguh, produktif, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan pendampingan tersebut, Polsek Kunto Darussalam tidak hanya memastikan perkembangan tanaman pangan di wilayah binaannya tetap terpantau, tetapi juga memperkuat kemitraan dengan masyarakat serta memberikan motivasi kepada para petani untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif. Kehadiran Polri di tengah aktivitas pertanian diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung keberhasilan Program Swasembada Pangan Nasional.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 14.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.












