ROKAN HULU | Kujangpost.com- Jejak sejarah Kerajaan Rambah kembali menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Bupati Rohul Anton, ST, MM turun langsung ke kawasan makam Raja Rambah, Jumat (28/8/2026), untuk melihat lokasi yang disiapkan bagi rencana pembangunan Istana Raja Rambah.

Peninjauan sekitar pukul 10.00 WIB diawali dengan ziarah ke makam-makam Raja Rambah. Setelah itu, Bupati melihat lahan yang telah dibersihkan, mulai dari zona inti hingga kawasan lainnya, kemudian meninjau kolam pemandian permaisuri.

Di lokasi tersebut, Bupati berdiskusi bersama jajaran Pemkab Rohul untuk mematangkan rencana pembangunan Istana Raja Rambah. Ia menegaskan bahwa konsep pembangunan harus tetap berpijak pada sejarah serta nilai budaya yang diwariskan para pendahulu.
“Rencana pembangunan Istana Raja Rambah ini harus kita matangkan dengan baik. Gali sejarah dan dengarkan para orang tua, agar pembangunan ini mampu menjaga warisan sejarah sekaligus melestarikan budaya Rambah untuk generasi mendatang,” tegasnya.
Raja Rambah ke XI dr. Tengku Afrizal Dahlan menyambut baik perhatian pemerintah daerah terhadap kawasan bersejarah tersebut. Menurutnya, kehadiran Bupati secara langsung menjadi momentum penting untuk memperkuat upaya pelestarian sejarah dan budaya Rambah.
“Kehadiran Bupati di kawasan sejarah Rambah menjadi langkah yang sangat berarti. Istana ini nantinya bukan hanya sebuah bangunan, tetapi simbol marwah sejarah dan budaya Rambah yang harus kita jaga agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya,” ujarnya
Peninjauan turut dihadiri Pj Sekda Rohul Drs. H. Yusmar, M.Si., Dirut Perumda Ali Imran,S.E.,M.M Kepala BKPP/BKD Andi Yanto, S.H., M.H., Kadis Pendidikan Alreza Ahyu, S.E., M.Si., Ak., Kabid Kebudayaan Zulfikal Padri, S.ST., M.Si., serta Kabag Perlengkapan Rediriswandi, SP, MM. dan Tokoh masyarakat dan keluarga zuriat kak












