HukrimPekanbaru

Ayo Hidup Sehat! Lapas Pekanbaru Jemput Bola Dalam Aksi Penyuluhan Kesehatan Kepada Warga Binaan 

Avatar
16
×

Ayo Hidup Sehat! Lapas Pekanbaru Jemput Bola Dalam Aksi Penyuluhan Kesehatan Kepada Warga Binaan 

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU, KUJANGPOST.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) maupun Rumah Tahanan Negara (Rutan) adalah tempat dimana massa warga binaan dalam jumlah yang besar berada di lingkungan yang sama, sehingga risiko masalah kesehatan yang menjadi suatu persoalan yang tidak bisa di hindari. Namun semuanya dapat di cegah, salah satunya adalah dengan penyuluhan kesehatan.

Maka dari itu Lapas Kelas IIA Pekanbaru yang dimotori oleh Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Pekanbaru yang terdiri dari dr. Yani beserta Perawat Yoana Bangun melakukan aksi penyuluhan dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kebersihan warga binaan, Sabtu (04/05). Kegiatan penyuluhan kesehatan ini juga dilaksanakan bersama jajaran KPLP dan Kamtib Lapas Pekanbaru.

“Kebersihan lingkungan juga menjadi salah satu faktor penting dalam penyebaran dan perkembangan bibit penyakit. Oleh sebab itu pentingnya menjaga kebersihan lingkungan baik di kamar maupun lingkungan sekitar seperti selokan terutama dalam hal pola membuang sampah pada tempatnya. Ayo hidup sehat dimulai dari lingkungan terkecil sekitar kita,” ungkap dr. Yani.

Lebih lanjut, dr. Yani juga menekankan tentang pentingnya menjaga kebersihan diri. “Bagi warga binaan agar wajib menjaga kebersihan mulut dan gigi serta kebersihan tangan dan kulit setelah beraktivitas. Salah satu cara menjaga pola hidup sehat adalah dengan pola mencuci tangan dengan baik dan benar,” tambah dr. Yani.

Ditempat terpisah Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Sapto Winarno menyampaikan bahwa “Kami mengapresiasi apa yang telah diinisiasi dan dilakukan oleh pihak Klinik Pratama Lapas Pekanbaru melalui sumber daya dokter dan perawat yang tersedia untuk melakukan penyuluhan kesehatan. Terus gaungkan pola hidup bersih dan sehat di dalam Lapas, warga binaan pasti membutuhkan pengetahuan terutama terkait dengan masalah kesehatan. Harapannya agar warga binaan tetap sehat hingga mereka selesai menjalani masa hukumannya di dalam Lapas,” ucap Sapto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *