PekanbaruTNI/POLRI

4 Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau Raih Penghargaan, Kiprah Ditlantas Melalui Program “Polantas Penolong” Semakin Dirasakan Masyarakat

62
×

4 Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau Raih Penghargaan, Kiprah Ditlantas Melalui Program “Polantas Penolong” Semakin Dirasakan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU,  KUJANGPOST.com – Kepolisian Daerah Riau menggelar upacara pemberian penghargaan kepada personel Polda Riau dan masyarakat yang berprestasi serta berkontribusi dalam pelaksanaan tugas operasional kepolisian, Rabu (1/4/2026) sekira pukul 08.00 WIB di Lapangan Apel Mapolda Riau.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Riau dan dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Riau serta seluruh personel Polda Riau. Upacara ini menjadi momentum penting dalam memberikan apresiasi atas dedikasi dan kinerja optimal dalam mendukung tugas-tugas kepolisian.

Dalam amanatnya, Kapolda Riau menyampaikan bahwa pemberian penghargaan merupakan bentuk pengakuan institusi terhadap pengabdian dan prestasi, sekaligus penegasan nilai-nilai pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Momentum ini tidak hanya membanggakan bagi penerima penghargaan, tetapi juga menjadi penguat komitmen kita dalam memberikan pelayanan terbaik serta menegakkan hukum yang berkeadilan,” ujar Kapolda.

Kapolda juga menyoroti keberhasilan jajaran Polda Riau dalam mengungkap sejumlah kasus menonjol seperti narkotika, perburuan satwa liar, dan illegal logging melalui pendekatan scientific crime investigation berbasis teknologi, intelijen, serta kolaborasi lintas sektor.

Di balik rangkaian penghargaan tersebut, perhatian khusus juga tertuju pada kinerja jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau yang terus menghadirkan pelayanan humanis kepada masyarakat melalui program “Polantas Penolong” yang digagas oleh Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.

Salah satu wujud nyata program tersebut terlihat dari aksi cepat empat personel Satuan PJR Ditlantas Polda Riau yang menerima penghargaan. Saat melaksanakan patroli rutin di Jalan Tol Pekanbaru–Dumai, personel menemukan seorang pengendara mobil pick-up dalam kondisi darurat akibat sakit gagal ginjal yang hendak menuju rumah sakit.

Dengan sigap dan penuh kepedulian, personel Sat PJR langsung memberikan pertolongan, mengawal, serta mengantarkan pengendara tersebut hingga ke rumah sakit, sekaligus memastikan korban mendapatkan penanganan medis secara cepat dan tepat.

*Adapun empat personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau yang menerima penghargaan tersebut yaitu:*

– IPDA Indra Gunawan
– AIPTU Jansen Sihombing
– AIPDA Ismet
– BRIPKA Robi Hertanto

Aksi tersebut menjadi cerminan nyata implementasi program “Polantas Penolong”, di mana kehadiran polisi lalu lintas tidak hanya berfokus pada pengaturan dan penegakan hukum, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam memberikan pertolongan kemanusiaan di jalan raya.

Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi serta respons cepat yang ditunjukkan oleh keempat personel tersebut dalam membantu masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau yang telah menunjukkan kepedulian dan profesionalisme dalam bertugas. Ini adalah wujud nyata kehadiran Polantas sebagai pelindung, pengayom, dan penolong masyarakat di jalan raya,” ungkapnya.

Ia juga berharap semangat tersebut dapat terus menjadi contoh bagi seluruh jajaran Ditlantas Polda Riau untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa mengenal lelah.

“Ke depan, saya berharap seluruh personel Ditlantas Polda Riau terus meningkatkan dedikasi dan keikhlasan dalam bertugas, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Kapolda Riau juga mengingatkan seluruh personel agar terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, serta menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap setiap pelanggaran, termasuk pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

Dalam sesi doorstop, Kapolda Riau menyampaikan bahwa total terdapat 161 penerima penghargaan, dengan rincian 52 personel menerima Pin Emas Kapolri, 33 personel menerima Pin Perak Kapolri, serta 76 penghargaan dari Kapolda Riau kepada personel dan masyarakat.

Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan dalam pengungkapan berbagai kasus penting, termasuk perburuan satwa liar khususnya gajah di sembilan TKP dalam kurun waktu 2024 hingga 2026, kasus narkotika, serta illegal logging.

Kapolda menegaskan bahwa seluruh upaya tersebut merupakan bentuk komitmen menghadirkan keadilan, baik bagi masyarakat maupun bagi kelestarian lingkungan.

“Keadilan bagi masyarakat diwujudkan dengan melindungi generasi muda dari bahaya narkoba, sementara keadilan bagi alam dilakukan melalui penindakan terhadap pelaku perusakan lingkungan,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat, tenaga medis, petugas keamanan, pihak perusahaan, serta media yang telah berkontribusi dalam mendukung tugas kepolisian.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan terkendali, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri, khususnya Ditlantas Polda Riau yang terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan penolong masyarakat di jalan raya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polsek Rokan IV Koto Perkuat Ekosistem Pertanian Berkelanjutan, Kawal Produktivitas Jagung Demi Swasembada Pangan Nasional ROKAN HULU – Komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Salah satunya dengan memperkuat ekosistem pertanian yang berkelanjutan melalui pendampingan dan pemantauan intensif terhadap perkembangan tanaman jagung milik petani di Desa Rokan Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto. Pada Rabu (30/6/2026) sekitar pukul 10.20 WIB, Bhabinkamtibmas Polsek Rokan IV Koto, AIPDA Khairil Asri, bersama pemerintah desa turun langsung ke lahan pertanian untuk mengecek kondisi tanaman jagung pipil jenis hibrida. Kegiatan tersebut meliputi pengamatan pertumbuhan tanaman, pengukuran tinggi tanaman, serta pemantauan kondisi lahan guna memastikan proses budidaya berjalan optimal. Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman jagung yang telah berumur 56 hari sejak ditanam pada 6 Mei 2026 menunjukkan perkembangan yang baik. Tinggi tanaman rata-rata mencapai sekitar 150 sentimeter dengan kondisi pertumbuhan yang sehat, meski memasuki musim hujan yang berpotensi memengaruhi produktivitas lahan. Kapolsek Rokan IV Koto, IPTU Dodi Ripo Saputra, S.H., M.H., menegaskan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional. “Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan pendampingan kepada petani agar proses budidaya dapat berjalan dengan baik. Sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan demi terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujarnya. Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga menjadi sarana mempererat komunikasi dengan para petani. Melalui pendampingan secara langsung, berbagai kendala yang dihadapi di lapangan dapat diidentifikasi lebih dini sehingga solusi dapat dirumuskan bersama demi menjaga produktivitas pertanian. Selain memastikan pertumbuhan tanaman tetap optimal, kegiatan tersebut turut memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui pelayanan yang humanis, responsif, dan hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan pendampingan yang dilakukan secara berkesinambungan, Polsek Rokan IV Koto berharap produktivitas pertanian jagung terus meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus memperkuat terwujudnya swasembada pangan nasional. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Riau

ROKAN HULU| KUJANGPOST.com – Komitmen Polri dalam mendukung…