RiauRokan HuluTNI/POLRI

Panen Jagung Kuartal III di Mahato Sakti Polsek Tambusai Utara Perkuat Produksi Menuju Swasembada Pangan

Kujang Post
4
×

Panen Jagung Kuartal III di Mahato Sakti Polsek Tambusai Utara Perkuat Produksi Menuju Swasembada Pangan

Sebarkan artikel ini

ROKAN HULU | KUJANGPOST.com- Produksi pangan dari tingkat desa kembali bertambah pada Kuartal III Tahun 2026. Di Desa Mahato Sakti, Kecamatan Tambusai Utara, tanaman jagung yang dikelola di lahan pertanian setempat memasuki masa panen, Selasa (15/9/2026).

Panen Raya berlangsung di RT 14 RW 05 Dusun III Karya Sakti dan menjadi bagian dari rangkaian program pangan di wilayah hukum Polres Rokan Hulu. Polri melalui Polsek Tambusai Utara hadir dalam kegiatan tersebut bersama pemerintah desa, TNI, dan masyarakat.

Dari lahan seluas 0,5 hektare, diperoleh 500 kilogram jagung pipil. Produksi tersebut menjadi tambahan hasil pangan di wilayah sekaligus bagian dari kontribusi daerah dalam memperkuat ketersediaan pangan menuju swasembada pangan nasional.

Kapolsek Tambusai Utara AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H. mengatakan pencapaian swasembada pangan nasional membutuhkan kesinambungan produksi dari berbagai wilayah.

“Swasembada pangan nasional berawal dari terjaganya produksi pangan di daerah. Karena itu, lahan yang telah dikelola perlu terus dimanfaatkan dan produktivitasnya dijaga agar ketersediaan pangan dapat terus bertambah,” ujar Kapolsek

Panen turut dihadiri Sekcam Tambusai Utara Usmanto, M.M., mewakili Camat Tambusai Utara Sunarji, S.Pd.; Sekdes Mahato Sakti Umar Ghani, mewakili Kepala Desa Mahato Sakti; Ketua BPD Mahato Sakti Parlagutan; Pendamping Desa Mahato Sakti Rahmad; serta Babinsa Desa Mahato Sakti Serka Sibarani.

Dari jajaran Polsek Tambusai Utara hadir Kanit Intelkam Aiptu Ridwan, Kanit Binmas Aipda L. Manurung, Kanit Provos Aipda Remajen Sidauruk, Bhabinkamtibmas Desa Mahato Sakti Aipda J. Samosir, dan Banit Intelkam Brigadir Ferdy Andrian, S.Psi.

Turut hadir para kepala dusun se-Desa Mahato Sakti, perangkat desa, ibu-ibu PKK, tokoh masyarakat, serta warga.

Panen Raya tersebut menunjukkan bahwa produksi pangan di tingkat desa turut memiliki arti dalam memperkuat ketersediaan pangan daerah dan menopang agenda swasembada pangan nasional.

Panen Raya berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIB dan berjalan aman serta kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *