RiauRokan Hulu

Dari Kepatuhan hingga Aksi Nyata, PT Sawit Asahan Indah Raih Predikat “Sangat Taat

Kujang Post
5
×

Dari Kepatuhan hingga Aksi Nyata, PT Sawit Asahan Indah Raih Predikat “Sangat Taat

Sebarkan artikel ini

Rokan Hulu, Riau | dirzaheadline.com-Upaya menjaga lingkungan melalui kepatuhan dan aksi nyata di lapangan kembali mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Sawit Asahan Indah (SAI), meraih Piagam Penghargaan kategori “Sangat Taat” dalam penilaian kinerja perusahaan bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup tahun 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan pada Senin (17/8/2026) di Halaman Kantor Bupati Rokan Hulu, bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Piagam penghargaan ditandatangani oleh Bupati Rokan Hulu Anton, S.T., M.M.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap perusahaan yang dinilai konsisten menjalankan ketentuan serta tanggung jawab dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di wilayah operasionalnya.

PT SAI melihat capaian tersebut bukan sebagai tujuan akhir, melainkan bagian dari perjalanan panjang untuk terus memperkuat praktik keberlanjutan dalam menjalankan kegiatan perkebunan.

“Predikat ‘Sangat Taat’ ini menjadi apresiasi sekaligus pengingat bagi kami bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab yang harus dilakukan secara konsisten. Bagi PT Sawit Asahan Indah, kepatuhan terhadap ketentuan lingkungan bukan hanya soal memenuhi kewajiban, tetapi bagaimana prinsip tersebut benar-benar diterapkan dalam aktivitas sehari-hari dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat,” ujar Asisten SHE PT SAI, Annur Fathoni.

Menurut Fathoni, pengelolaan lingkungan membutuhkan komitmen yang dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari memastikan operasional perusahaan berjalan sesuai ketentuan hingga membangun kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi risiko lingkungan.

“Karena itu, penghargaan ini kami terima sebagai motivasi untuk terus melakukan perbaikan. Kami juga menyadari bahwa menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara perusahaan, pemerintah, aparat, dan masyarakat agar upaya perlindungan lingkungan dapat berjalan lebih efektif,” katanya.

Semangat kolaborasi tersebut salah satunya terlihat dalam upaya PT SAI mendukung pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Rokan Hulu.

Rekam jejak perusahaan dalam penanganan karhutla sebelumnya mendapat apresiasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rokan Hulu. Tahun 2025 lalu, PT SAI menerima penghargaan atas kontribusi aktif dan respons cepat perusahaan dalam membantu pengendalian karhutla di wilayah tersebut.

Apresiasi itu diberikan setelah Tim Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat (TKTD) PT SAI bersama PT Eka Dura Indonesia (EDI) turun langsung membantu pemadaman kebakaran di Desa Pemandang, Kecamatan Rokan IV Koto, pada pertengahan 2025.

Di lapangan, tim perusahaan bekerja bersama aparat kepolisian, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan unsur pemerintah untuk menangani titik api di kawasan Sungai Pakis. Langkah tersebut menunjukkan bahwa kesiapsiagaan perusahaan tidak hanya diarahkan untuk melindungi wilayah operasional, tetapi juga mendukung upaya pemerintah daerah dalam menghadapi ancaman karhutla.

Komitmen itu terus dilanjutkan. Pada Juni 2026, manajemen PT SAI turut hadir dalam Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla yang digelar Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi karhutla selama periode kemarau.

Bagi PT SAI, kesiapsiagaan tersebut merupakan bagian dari pendekatan pencegahan yang perlu dibangun secara bersama-sama. Selain memastikan kesiapan personel dan sarana tanggap darurat, perusahaan juga terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

Upaya menjaga lingkungan juga berjalan beriringan dengan pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan. Di wilayah Rokan Hulu, PT SAI bersama PT EDI turut mengambil bagian dalam program CSR Astra Group, termasuk dukungan terhadap pengecatan Masjid Agung Madani Islamic Center Rokan Hulu pada Januari 2026. Program tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah dan kebutuhan masyarakat.

Dengan berbagai upaya tersebut, predikat “Sangat Taat” yang diterima PT SAI menjadi penanda bahwa kepatuhan lingkungan perlu ditempatkan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari keberlanjutan perusahaan.

Fathoni mengatakan, capaian tersebut akan menjadi dorongan bagi seluruh jajaran PT SAI untuk mempertahankan standar pengelolaan lingkungan sekaligus terus mencari ruang perbaikan.

“Kami ingin capaian ini menjadi energi untuk terus berbenah. Menjaga lingkungan adalah pekerjaan jangka panjang yang membutuhkan konsistensi. Kami akan terus memperkuat kepatuhan, meningkatkan kesiapsiagaan, serta membangun kolaborasi dengan para pemangku kepentingan agar keberadaan perusahaan dapat memberikan manfaat yang semakin baik bagi lingkungan dan masyarakat,” tuturnya.

Sebagai bagian dari PT Astra Agro Lestari Tbk, PT SAI terus menempatkan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola sebagai bagian dari keberlanjutan. Sejalan dengan semangat “Sinergi Bumi dan Manusia untuk Satu Indonesia”, bagi PT SAI menjaga lingkungan bukan sekadar tentang meraih predikat atau penghargaan, melainkan diwujudkan melalui kepatuhan, tindakan nyata, serta kemauan untuk tumbuh bersama masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *