BudayaRiauRokan Hulu

TPP-IRR Awali Pembangunan Istana Raja Rambah melalui Penataan Kawasan, Gotong Royong, dan Doa Bersama

Kujang Post
4
×

TPP-IRR Awali Pembangunan Istana Raja Rambah melalui Penataan Kawasan, Gotong Royong, dan Doa Bersama

Sebarkan artikel ini

Rokan Hulu | KUJANGPOST.com- Tim Persiapan Pembangunan Istana Raja Rambah (TPP-IRR) resmi memulai tahapan awal pembangunan Istana Raja Rambah melalui kegiatan gotong royong penataan Kawasan Tanah Kerajaan Rambah yang diawali dengan doa bersama. Kegiatan berlangsung pada Jumat (10/7/2026) di kawasan Makam Raja-Raja Rambah sebagai titik awal dimulainya proses pembangunan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan makan bersama dan diskusi, kemudian ditutup dengan peninjauan langsung lokasi yang akan dibuka menggunakan alat berat. Pembersihan kawasan secara menyeluruh dijadwalkan dimulai keesokan harinya oleh tenaga yang telah ditunjuk TPP-IRR. Tahap awal ini difokuskan pada pembukaan akses dan penataan kawasan sebagai fondasi pembangunan Istana Raja Rambah.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Dipertuan Besar Raja Luhak Rambah XI, dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M., bersama Ketua TPP-IRR, Drs. H. Yuni Syafrin, M.M. Turut hadir Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hulu, Drs. H. Yusmar, M.Si., Kepala Bidang Kebudayaan Zulfikal Padri, S.ST., M.Si. beserta jajaran, kaum Bangsawan Luhak Rambah, anggota TPP-IRR, serta para tamu undangan.

Doa bersama menjadi simbol rasa syukur sekaligus ikhtiar memohon kepada Allah SWT agar seluruh tahapan perencanaan dan pembangunan Istana Raja Rambah diberikan kelancaran, keselamatan, serta keberkahan. Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat komitmen seluruh pihak dalam mewujudkan pembangunan istana sebagai simbol kejayaan sejarah dan budaya Melayu Rambah.

Dalam sambutannya, Raja Luhak Rambah XI menyampaikan apresiasi kepada TPP-IRR atas dedikasi dan komitmennya mengawal proses pembangunan Istana Raja Rambah. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, kaum Bangsawan Luhak Rambah, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap upaya pelestarian sejarah dan budaya Melayu Rambah.

“Semoga apa yang menjadi niat kita bersama, melalui Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, kaum Bangsawan Luhak Rambah, dan Tim TPP-IRR senantiasa diberikan kelancaran serta keberkahan oleh Allah SWT. Semoga seluruh tahapan perencanaan ini terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat, serta pembangunan Istana Raja Rambah dapat terwujud sebagai warisan budaya di Negeri Seribu Suluk,” ujar Raja Luhak Rambah XI yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau.

Sementara itu, Ketua TPP-IRR, Drs. H. Yuni Syafrin, M.M., menegaskan bahwa kegiatan gotong royong dan doa bersama merupakan langkah awal dalam menyiapkan kawasan pembangunan Istana Raja Rambah. Menurutnya, doa adalah ikhtiar spiritual, sedangkan penataan kawasan menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga, melestarikan, dan menghidupkan kembali warisan sejarah Kerajaan Rambah.

“Sesuai petuah orang tua-tua kita dahulu, sebelum melaksanakan suatu hajat besar, kita mengawalinya dengan doa bersama. Melalui ikhtiar ini, kami berharap seluruh tahapan pembangunan Istana Raja Rambah diberikan kemudahan, keselamatan, dan keberhasilan oleh Allah SWT,” ungkapnya.»

Kegiatan diakhiri dengan diskusi antara Raja Luhak Rambah XI, TPP-IRR, kaum Bangsawan Luhak Rambah, dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu untuk memperkuat sinergi percepatan pembangunan, dilanjutkan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama mewujudkan Istana Raja Rambah sebagai pusat pelestarian sejarah dan budaya Melayu Rambah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *