RiauRokan Hulu

Solidaritas Masyarakat Desa Rambah, Kirim Bantuan ke Dua Provinsi

313
×

Solidaritas Masyarakat Desa Rambah, Kirim Bantuan ke Dua Provinsi

Sebarkan artikel ini

RAMBAH HILIR | KUJANGPOST.com — Kepedulian terhadap korban bencana kembali ditunjukkan masyarakat Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir. Pelepasan bantuan kemanusiaan dilaksanakan pada Sabtu (20/12/2025) di Dusun Simpang D, Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, yang menjadi posko utama pengumpulan bantuan.

Kepala Dusun (Kadus) Simpang D, Zulhamzah, tampil sebagai sosok sentral dalam kegiatan tersebut. Ia tidak hanya memfasilitasi posko pengumpulan bantuan, tetapi juga turun langsung mengawal pendistribusian bantuan hingga ke lokasi terdampak bencana di dua provinsi.

Kegiatan pelepasan bantuan ini turut dihadiri Kapolsek Rambah Hilir IPDA Okto Wahyudi, S.Fil., M.M beserta jajaran, Ardino selaku Bhabinkamtibmas, BPD Desa Rambah Syarifuddin, perwakilan kecamatan, perwakilan desa, perangkat dusun, masyarakat, LSM PBB, serta Serikat Pekerja SP3.

Bantuan kemanusiaan tersebut akan disalurkan ke Desa Kampung Durian, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara, serta Desa Alur Turun, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Dari hasil penggalangan dana dan logistik yang dilakukan masyarakat, total bantuan yang berhasil dihimpun mencapai Rp136 juta. Bantuan tersebut diberangkatkan menggunakan empat armada utama pengangkut logistik dan diiringi empat mobil pribadi yang juga membawa logistik tambahan. Dengan demikian, total kendaraan yang berangkat sebanyak delapan unit.

Kadus impang D, Zulhamzah, menyampaikan bahwa keterlibatan langsung dirinya dalam pengawalan bantuan merupakan bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat dan para donatur.

“Bantuan ini adalah amanah dari masyarakat. Kami berkomitmen memastikan bantuan sampai ke tangan warga terdampak dengan aman dan tepat sasaran,” ujar Zulhamzah.

Sementara itu, Kapolsek Rambah Hilir IPDA Okto Wahyudi, S.Fil., M.M menegaskan pentingnya keselamatan selama perjalanan. Ia mengimbau seluruh tim pengawal untuk selalu berhati-hati dan segera berkoordinasi apabila terjadi kendala di lapangan.

“Keselamatan menjadi prioritas utama. Jika terjadi kerusakan kendaraan atau hambatan di jalan, segera hubungi saya agar dapat dikoordinasikan dengan Polsek terdekat,” tegas Kapolsek.

Kegiatan kemanusiaan ini menjadi bukti nyata sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan relawan dalam membantu sesama yang terdampak bencana.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *