Rokan Hulu | KUJANGPOST.com-Dalam rangka mendukung Program Unggulan Kapolda Riau, Polsek Tandun melaksanakan kegiatan imbangan Program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat) dengan menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat, Kamis (22/1/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 10.30 WIB hingga 12.50 WIB, bertempat di Dusun III RT 017 RW 006 Desa Puo Raya, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu. Program JALUR ini merupakan implementasi dari program kerja Polda Riau yang bertujuan menghadirkan pelayanan kepolisian secara langsung kepada masyarakat, khususnya di wilayah terpencil dan pinggiran.
Pelaksanaan kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Tandun AKP Mike Kurniawan, S.H., M.H., bersama Kanit Lantas Polsek Tandun IPTU Jonnes, S.H., Kasium Aiptu Jerry Winter, S.H., Kanit Samapta Aipda Parlindungan, serta para Bhabinkamtibmas dan personel Polsek Tandun lainnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dusun III Desa Puo Raya Abdul Rahman, Ketua RT 017 Desa Puo Raya M. Safii, serta masyarakat Dusun III Desa Puo Raya.
Bentuk kegiatan yang dilaksanakan adalah penyerahan bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan. Sebanyak lima paket bantuan sosial disalurkan kepada masyarakat dengan sasaran penerima, yakni Parman (48), S. Telaumbanua (26), Untung Pratama (45), Rehan (40), dan Fatimah (40), yang seluruhnya merupakan warga Dusun III Desa Puo Raya dengan latar belakang pekerjaan buruh, petani, dan ibu rumah tangga.
Adapun isi dari paket bantuan sosial tersebut antara lain beras 5 kilogram, telur ayam satu papan, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, mi instan, sarden, serta teh satu kotak.
Melalui kegiatan imbangan Program JALUR ini, Polres Rokan Hulu khususnya Polsek Tandun berharap dapat semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat, meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri, serta mewujudkan kehadiran negara dalam memberikan pelayanan dan kepedulian sosial secara nyata.
Sebagai informasi, Dusun III Desa Puo Raya merupakan wilayah yang berada di pinggiran Sungai Puo, di mana sebagian masyarakat masih menggunakan sampan atau perahu sebagai sarana transportasi dan pengangkutan hasil perkebunan. Wilayah ini juga tergolong rawan banjir pada musim penghujan, dengan kondisi tingkat pendidikan masyarakat yang masih relatif rendah.
Terpantau kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta berakhir sekitar pukul 12.50 WIB. *(Humas Polres Rohul)*












