MAGETAN, KUJANGPOST.com — 9 Desember 2025 — Memperingati Hari Antikorupsi Sedunia, SMKN 2 Magetan menegaskan pentingnya membangun mentalitas antikorupsi sejak dini, terutama di lingkungan pelajar yang kelak menjadi penggerak masa depan bangsa.
Kepala SMKN 2 Magetan, Dra. Eny Sulistiowati, M.Pd., menyampaikan bahwa pendidikan karakter tidak boleh berhenti pada teori, tetapi harus menjadi budaya yang mengakar dalam keseharian siswa.
“Perilaku antikorupsi tidak muncul tiba-tiba. Ia dibentuk melalui kebiasaan jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Kami ingin siswa SMKN 2 Magetan tumbuh dengan mental bersih, karena dari situlah masa depan bangsa dibangun,” ungkapnya dalam pernyataan resmi, Selasa (9/12).
Pihak sekolah menegaskan bahwa integritas merupakan pondasi utama, bahkan lebih penting dari pengetahuan dan keterampilan teknis. Melalui peringatan ini, SMKN 2 Magetan mendorong seluruh siswa untuk berani menolak segala bentuk kecurangan, sekecil apa pun.
“Jika siswa terbiasa jujur sejak sekarang, mereka tidak hanya menjadi lulusan yang kompeten, tetapi juga generasi yang tidak mudah tergoda praktik-praktik koruptif di dunia kerja nanti,” tambah Eny.
Sebagai bagian dari edukasi, sekolah juga menggelar kegiatan internal berupa pembiasaan sikap disiplin, transparansi dalam organisasi siswa, hingga penguatan pendidikan karakter di setiap mata pelajaran.
Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia ini menjadi momentum SMKN 2 Magetan untuk menegaskan kembali komitmen mencetak generasi muda yang berintegritas, beretika, dan siap menjadi agen perubahan.












