RiauRokan HuluTNI/POLRI

Mengawal Budidaya, Cegah Risiko Gagal Panen: Polsek Tandun Perkuat Ketahanan Pangan di Koto Tandun

Kujang Post
0
×

Mengawal Budidaya, Cegah Risiko Gagal Panen: Polsek Tandun Perkuat Ketahanan Pangan di Koto Tandun

Sebarkan artikel ini

ROKAN HULU | kujangpost.com – Menjaga produktivitas pertanian menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Untuk mendukung upaya tersebut, Polsek Tandun memantau perkembangan tanaman jagung pipil di Desa Koto Tandun, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Brigpol Indra Pratama mengecek langsung kondisi tanaman di lahan program ketahanan pangan seluas satu hektare. Pemantauan ini bertujuan mengetahui perkembangan tanaman sekaligus mengantisipasi potensi kendala selama masa budidaya.

Hasil pengecekan menunjukkan tanaman jagung yang ditanam pada 14 September 2026 telah berusia sekitar 45 hari dengan tinggi rata-rata 70 hingga 100 sentimeter. Tanaman tersebut dibudidayakan di atas lahan mineral seluas 10.000 meter persegi.

Pemantauan sejak masa pertumbuhan menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi tanaman lebih awal. Dengan demikian, pengelola dapat segera mengambil tindakan apabila ditemukan kendala yang berpotensi mengganggu produktivitas dan hasil panen.

Selain melakukan pengecekan, Brigpol Indra Pratama juga mengajak pengelola lahan mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dengan target empat tahun ke depan.

Kapolsek Tandun AKP P. Simatupang, S.H., menegaskan bahwa ketahanan pangan membutuhkan perhatian berkelanjutan, mulai dari penanaman hingga pemeliharaan tanaman.

“Ketahanan pangan harus dibangun melalui kerja nyata dan berkelanjutan. Kami melalui Bhabinkamtibmas terus mendorong serta mendampingi masyarakat agar perkembangan tanaman terpantau dan potensi kendala dapat diantisipasi sejak dini. Dengan begitu, produktivitas pertanian dapat terjaga untuk mendukung ketersediaan pangan nasional,” ungkapnya.

Ia berharap pendampingan tersebut dapat membantu masyarakat menjaga pertumbuhan tanaman hingga menghasilkan panen maksimal. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi Polri dalam memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *