ROKAN HULU | KUJANGPOST.com-Polsek Rokan IV Koto terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Swasembada Pangan Nasional melalui pemantauan perkembangan tanaman jagung pipil hibrida di Desa Rokan Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Rokan IV Koto, Aipda Khairil Asri, bersama Pemerintah Desa Rokan Koto Ruang. Pengecekan dilakukan untuk memantau kondisi tanaman sekaligus mengukur pertumbuhannya sebagai bagian dari pendampingan kepada petani.
Hasil pemantauan menunjukkan tanaman jagung hibrida yang ditanam pada 6 Mei 2026 telah berumur 67 hari dengan tinggi rata-rata mencapai sekitar 200 sentimeter. Secara umum, kondisi tanaman tumbuh dengan baik dan menunjukkan perkembangan yang optimal, didukung oleh kondisi cuaca yang mendukung sejak awal masa tanam
Kapolsek Rokan IV Koto, IPTU Dodi Ripo Saputra, S.H., M.H., mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendukung program-program pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Melalui pemantauan dan pendampingan secara berkala, kami berharap tanaman jagung ini dapat tumbuh optimal hingga masa panen sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para petani,” ujar Kapolsek
Ia menambahkan, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga menjadi sarana mempererat kemitraan dengan warga, menyerap berbagai aspirasi, serta membantu mencarikan solusi terhadap kendala yang dihadapi petani selama proses budidaya.
Melalui kegiatan ini, Polsek Rokan IV Koto menegaskan komitmennya untuk terus mendukung sektor pertanian sebagai bagian dari upaya menyukseskan Program Swasembada Pangan Nasional. Sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu menjaga produktivitas pertanian sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.












