Rokan Hulu | KUJANGPOST.com-Polsek Rambah Hilir terus memperkuat dukungannya terhadap Program Swasembada Pangan Nasional melalui pemantauan perkembangan tanaman jagung pipil hibrida milik masyarakat di Dusun Sanjaya, Desa Sejati, Kecamatan Rambah Hilir, Sabtu (11/07/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kapolsek Rambah Hilir IPTU Okto Wahyudi, S.Fil., M.H., didampingi Kanit Binmas Bripka Herizal dan Bamin Sium Brigadir Indra Tritama Putra, S.H., bertujuan memastikan pertumbuhan tanaman tetap optimal sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian.
Hasil pengecekan menunjukkan tanaman jagung pipil hibrida telah berumur sekitar 80 hari setelah tanam dengan tinggi rata-rata 100–150 sentimeter. Namun, perkembangan tongkol jagung belum optimal akibat serangan hama dan rendahnya curah hujan yang memengaruhi pertumbuhan tanaman.
Kapolsek Rambah Hilir IPTU Okto Wahyudi S.Fil., M.H., menegaskan bahwa pendampingan kepada petani merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung keberhasilan program swasembada pangan nasional.
“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga mendampingi masyarakat dalam mendukung keberhasilan program swasembada pangan nasional. Melalui pemantauan rutin, kami dapat mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, termasuk serangan hama dan dampak rendahnya curah hujan, sehingga langkah penanganan dapat dilakukan secara tepat. Kami juga mendorong pengendalian hama dan penyakit tanaman secara efektif, terpadu, dan berkelanjutan guna menjaga produktivitas serta meminimalkan risiko gagal panen. Harapannya, hasil produksi jagung terus meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik,” ujar Kapolsek
Selain memantau perkembangan tanaman, personel Polsek Rambah Hilir juga mempererat kemitraan dengan masyarakat, menyerap aspirasi petani, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan, Polsek Rambah Hilir berharap produktivitas jagung masyarakat terus meningkat sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.












