MAGETAN .Kujangpost.com- Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur kembali terlihat di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan. Pembangunan jalan di Dukuh Poh Telu tahap kedua yang dikerjakan secara bertahap kini telah memasuki tahap akhir dan pada Jumat (3/7/2026) progresnya hampir rampung.
Pada pengerjaan tahap kedua tersebut digunakan sekitar 16 rit cor mix (ready mix). Jumlah itu berbeda satu rit dibanding tahap pertama. Perbedaan tersebut bukan disebabkan pengurangan kualitas pekerjaan, melainkan karena kondisi dasar jalan yang telah dipersiapkan dengan lebih matang sebelum proses pengecoran dimulai.
Penggagas pembangunan jalan, Basori Anto, menjelaskan bahwa pada tahap kedua pihaknya terlebih dahulu melakukan pemerataan badan jalan sehingga kebutuhan material menjadi lebih efisien.
“Jalan tahap kedua ini penuh persiapan. Kami meratakan jalan lebih dulu sehingga tidak memakan material terlalu banyak,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Ia menambahkan, setelah pengecoran tahap kedua selesai, jalan harus menjalani masa perawatan atau curing selama sekitar 28 hari agar mencapai kekuatan maksimal sebelum dilanjutkan ke pembangunan tahap ketiga.
“Setelah tahap kedua layak digunakan, yakni sekitar 28 hari, baru nanti dilanjutkan tahap ketiga di ruas jalan bagian depan sebagai kelanjutannya,” imbuhnya.
Di balik pembangunan tersebut, Basori Anto mengaku tidak sekadar mengejar hasil fisik. Ia berharap jalan yang dibangun dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat yang melintas sekaligus menjadi ladang amal jariah yang terus mengalir.
Menurutnya, akses jalan yang baik bukan hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat yang nilainya akan terus dirasakan dalam jangka panjang.
“Semua orang pasti akan meninggal. Akan tetapi ada tiga amal yang akan terus mengalir, salah satunya adalah amal jariah. Itu yang menjadi dasar keyakinan saya sebagai umat Islam,” ungkapnya.
Dengan hampir rampungnya pembangunan tahap kedua, masyarakat Dukuh Poh Telu kini tinggal menunggu masa perawatan selesai sebelum jalan dapat dimanfaatkan secara optimal. Selanjutnya, pembangunan akan diteruskan pada tahap ketiga sehingga akses transportasi warga menjadi semakin baik, aman, dan nyaman untuk digunakan bersama.(Arni)












