RiauRokan HuluTNI/POLRI

Polsek Tambusai Utara Dampingi Petani di Mekar Jaya, Jaga Produktivitas Jagung demi Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Kujang Post
4
×

Polsek Tambusai Utara Dampingi Petani di Mekar Jaya, Jaga Produktivitas Jagung demi Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini

ROKAN HULU |KUJANGPOST.com – Di tengah tingginya curah hujan yang berpotensi memengaruhi produktivitas pertanian, Polsek Tambusai Utara terus memperkuat pendampingan kepada petani melalui pengecekan dan pemantauan intensif tanaman jagung. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional sekaligus memastikan produktivitas lahan ketahanan pangan tetap terjaga.

Kegiatan pemantauan dilaksanakan pada Selasa (30/6/2026) di lahan Program Ketahanan Pangan milik petani di RT 014 RW 005 Dusun Karya Sakti, Desa Mahato Sakti, Kecamatan Tambusai Utara. Pengecekan dilakukan secara langsung terhadap perkembangan tanaman jagung pipil jenis monokultur.

Pendampingan dipimpin Bhabinkamtibmas Desa Mahato Sakti, AIPDA J. Samosir, bersama petani Nasrul di lahan seluas 9 rante yang ditanami sejak 13 Mei 2026 dan ditargetkan memasuki masa panen pada 15 Agustus 2026.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mengevaluasi persentase pertumbuhan tanaman, tinggi tanaman, jumlah daun, kondisi kesehatan tanaman, serta memastikan tidak ditemukan serangan hama wereng. Selain itu, dilakukan identifikasi dampak curah hujan tinggi terhadap kondisi lahan. Hasil evaluasi menunjukkan pertumbuhan tanaman belum berlangsung optimal karena sebagian lahan masih tergenang air akibat tingginya intensitas hujan, sehingga memengaruhi keseragaman pertumbuhan jagung dan memerlukan peningkatan pengelolaan lahan.

Sebagai langkah antisipasi, Bhabinkamtibmas memberikan pendampingan dan motivasi kepada petani agar terus melakukan perawatan tanaman secara optimal, mengendalikan genangan air, serta meningkatkan pengelolaan lahan guna memulihkan pertumbuhan tanaman. Upaya ini diharapkan mampu meminimalkan dampak cuaca sekaligus menjaga produktivitas pertanian.

Kapolsek Tambusai Utara, AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendukung keberhasilan program strategis pemerintah, termasuk mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Melalui pendampingan dan pemantauan yang berkelanjutan, kami ingin memastikan para petani tidak berjalan sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk dampak cuaca ekstrem. Sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci menjaga produktivitas pertanian sehingga target swasembada pangan nasional dapat tercapai,” tegas Kapolsek.

Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi bagian dari komitmen Polsek Tambusai Utara dalam mengidentifikasi setiap kendala di lapangan sejak dini, sehingga langkah penanganan dapat segera dilakukan. Dengan kolaborasi yang terus terjalin bersama masyarakat, produktivitas tanaman jagung diharapkan tetap terjaga dan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polsek Rokan IV Koto Perkuat Ekosistem Pertanian Berkelanjutan, Kawal Produktivitas Jagung Demi Swasembada Pangan Nasional ROKAN HULU – Komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Salah satunya dengan memperkuat ekosistem pertanian yang berkelanjutan melalui pendampingan dan pemantauan intensif terhadap perkembangan tanaman jagung milik petani di Desa Rokan Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto. Pada Rabu (30/6/2026) sekitar pukul 10.20 WIB, Bhabinkamtibmas Polsek Rokan IV Koto, AIPDA Khairil Asri, bersama pemerintah desa turun langsung ke lahan pertanian untuk mengecek kondisi tanaman jagung pipil jenis hibrida. Kegiatan tersebut meliputi pengamatan pertumbuhan tanaman, pengukuran tinggi tanaman, serta pemantauan kondisi lahan guna memastikan proses budidaya berjalan optimal. Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman jagung yang telah berumur 56 hari sejak ditanam pada 6 Mei 2026 menunjukkan perkembangan yang baik. Tinggi tanaman rata-rata mencapai sekitar 150 sentimeter dengan kondisi pertumbuhan yang sehat, meski memasuki musim hujan yang berpotensi memengaruhi produktivitas lahan. Kapolsek Rokan IV Koto, IPTU Dodi Ripo Saputra, S.H., M.H., menegaskan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional. “Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan pendampingan kepada petani agar proses budidaya dapat berjalan dengan baik. Sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan demi terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujarnya. Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga menjadi sarana mempererat komunikasi dengan para petani. Melalui pendampingan secara langsung, berbagai kendala yang dihadapi di lapangan dapat diidentifikasi lebih dini sehingga solusi dapat dirumuskan bersama demi menjaga produktivitas pertanian. Selain memastikan pertumbuhan tanaman tetap optimal, kegiatan tersebut turut memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui pelayanan yang humanis, responsif, dan hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan pendampingan yang dilakukan secara berkesinambungan, Polsek Rokan IV Koto berharap produktivitas pertanian jagung terus meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus memperkuat terwujudnya swasembada pangan nasional. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Riau

ROKAN HULU| KUJANGPOST.com – Komitmen Polri dalam mendukung…