Rokan Hulu|KUJANGPOST.com – Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui langkah nyata di tengah masyarakat. Polsek Rokan IV Koto Polres Rokan Hulu aktif melakukan pendampingan dan pemantauan sektor pertanian melalui pengembangan budidaya jagung pipil jenis hibrida di Desa Rokan Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu.
Kegiatan pengecekan perkembangan tanaman jagung tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Rokan IV Koto AIPDA Khairil Asri bersama Pemerintah Desa Rokan Koto Ruang, Jumat (19/06/2026). Pemantauan dilakukan sebagai bentuk pendampingan untuk memastikan proses budidaya berjalan baik serta mendukung peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.
Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung pipil jenis hibrida yang telah berumur 42 hari sejak masa tanam menunjukkan pertumbuhan yang baik. Tanaman tersebut memiliki tinggi rata-rata kurang lebih 100 sentimeter dengan kondisi perkembangan yang optimal.
Kapolsek Rokan IV Koto menyampaikan bahwa pendampingan pertanian merupakan bagian dari peran Polri dalam mendukung program pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui kolaborasi bersama masyarakat.
“Polri akan terus hadir memberikan pendampingan kepada masyarakat, khususnya para petani, agar pengembangan sektor pertanian dapat berjalan optimal. Kami mendorong inovasi budidaya jagung melalui penggunaan benih unggul, penerapan teknik pertanian yang tepat, serta pemanfaatan teknologi dan modernisasi alat pertanian guna meningkatkan produktivitas,” ujar Kapolsek Rokan IV Koto.
Menurut Kapolsek, peningkatan produksi pertanian tidak hanya bergantung pada luas lahan, tetapi juga membutuhkan inovasi, pengelolaan yang baik, serta penerapan pertanian modern yang mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan, Polsek Rokan IV Koto bersama pemerintah desa terus mendorong petani agar menerapkan pola budidaya yang lebih efektif, termasuk pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk meningkatkan efisiensi kerja serta kualitas hasil produksi.
Kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun sektor pertanian yang mandiri, produktif, dan berdaya saing. Dengan penguatan inovasi budidaya jagung hibrida, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga ketersediaan pangan serta mendukung ketahanan pangan nasional.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif.












