RiauRokan HuluTNI/POLRI

Sinergi Polsek Tambusai Utara Dukung Pengembangan Jagung Monokultur untuk Perkuat Swasembada Pangan Daerah

Kujang Post
7
×

Sinergi Polsek Tambusai Utara Dukung Pengembangan Jagung Monokultur untuk Perkuat Swasembada Pangan Daerah

Sebarkan artikel ini

Rokan Hulu | KUJANGPOST.com- Upaya memperkuat swasembada pangan daerah terus dilakukan melalui pengembangan lahan jagung pipil monokultur seluas 2 hektare di Desa Simpang Harapan, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu. Kegiatan yang mendapat pendampingan dari Polsek Tambusai Utara tersebut menjadi wujud sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan, Bhabinkamtibmas Desa Simpang Harapan, BRIPKA Asro Nugroho, melaksanakan pengecekan dan pemantauan lahan pertanian bersama petani setempat, Subaryadi, pada Jumat (05/06/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Kegiatan berlangsung di RT 05 RW 04 Dusun III Desa Simpang Harapan.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, lahan yang akan ditanami jagung pipil jenis monokultur tersebut masih berada dalam tahap persiapan. Petani saat ini tengah melakukan penyemprotan gulma dan pembersihan lahan yang selanjutnya akan dilanjutkan dengan proses pembajakan tanah sebagai tahapan awal sebelum masa tanam.

Penanaman jagung direncanakan dimulai pada Juni 2026 dengan menyesuaikan kondisi cuaca dan curah hujan agar pertumbuhan tanaman dapat berlangsung optimal dan menghasilkan produktivitas yang maksimal. Pengembangan jagung monokultur ini diharapkan mampu meningkatkan hasil panen, memperkuat pasokan komoditas pertanian daerah, serta mendukung kebutuhan pangan dan bahan baku pakan ternak.

Kapolsek Tambusai Utara, AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari dukungan terhadap program strategis pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program-program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Melalui pendampingan dan pemantauan yang berkelanjutan, kami berharap para petani semakin termotivasi untuk mengoptimalkan lahan produktif guna mendukung swasembada pangan daerah,” ujar Kapolsek.

Menurutnya, sinergi yang terjalin antara Polri, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat merupakan faktor penting dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Dengan kolaborasi yang kuat, berbagai potensi pertanian di wilayah Tambusai Utara dapat terus dikembangkan secara optimal dan berkelanjutan.

Selain berpotensi meningkatkan produksi jagung daerah, pengembangan lahan pertanian ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan petani serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan. Langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa hingga nasional.

Keberhasilan pengembangan jagung monokultur di Desa Simpang Harapan nantinya diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam memanfaatkan lahan produktif secara maksimal, sehingga mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan daerah yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *