BeritaRiauRokan HuluTNI/POLRI

Jagung Tumpang Sari di PT Simas Aliantan Tumbuh Subur, Polsek Kabun Lakukan Peninjauan

Kujang Post
5
×

Jagung Tumpang Sari di PT Simas Aliantan Tumbuh Subur, Polsek Kabun Lakukan Peninjauan

Sebarkan artikel ini

Rokan Hulu | KUJANGPOST.com- Tanaman jagung pipil yang ditanam dengan pola tumpang sari di lahan perkebunan kelapa sawit PT Simas Sawit Aliantan, Desa Batulangkah Besar, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, menunjukkan hasil pertumbuhan yang sangat baik dan produktif.

Pada usia sekitar 74 hari, tanaman jagung tersebut tumbuh dengan tinggi mencapai kurang lebih dua meter. Bahkan, hasil pengamatan di lapangan menunjukkan sebagian besar tanaman mampu menghasilkan dua tongkol, sementara sejumlah tanaman lainnya menghasilkan hingga tiga tongkol per batang.

Keberhasilan ini terpantau dalam kegiatan pengecekan dan monitoring yang dilakukan Polsek Kabun pada Selasa (19/5/2026) sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan produktif.

Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Kabun AKP Efendi Lupino, S.H., bersama personel Polsek Kabun yakni Ka SPKT I Aipda Jabbar, Ps. Kanit IK Aipda Sumitro, Aipda ZH. Tiber, Bripka Syafrianto, dan Brigadir A.R. Amin, S.H.

Turut hadir pihak PT Simas Sawit Aliantan selaku pengelola lahan ketahanan pangan, yakni Asisten Kebun Ridho Butarbutar, S.P. dan penanggung jawab ketahanan pangan Zusmedi Turnip. Bersama jajaran Polsek Kabun, dilakukan peninjauan langsung pada lahan tumpang sari seluas kurang lebih dua hektare.

Kapolsek Kabun AKP Efendi Lupino menyampaikan bahwa keberhasilan pertumbuhan tanaman jagung tersebut menjadi bukti nyata efektivitas pemanfaatan lahan produktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga ikut mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. Petani adalah bagian penting dalam ketahanan pangan bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian, perusahaan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan lahan perkebunan melalui pola tumpang sari, tanpa mengganggu produktivitas utama kelapa sawit.

Selain melakukan pengecekan, Kapolsek dan personel juga memberikan motivasi kepada pihak pengelola dan pekerja agar terus meningkatkan perawatan tanaman, mulai dari pemupukan, pengendalian hama, hingga pengolahan lahan secara optimal demi hasil panen yang maksimal.

Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung tersebut diperkirakan akan memasuki masa panen pada pertengahan hingga akhir Juli 2026. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi contoh pemanfaatan lahan produktif yang efektif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Polsek Kabun menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pendukung ketahanan pangan nasional melalui semangat “Polisi Cinta Petani”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *