Magetan.Kujangpost.com- Dalam rangka mengantisipasi dan memitigasi potensi gangguan kamtibmas pada peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) Tahun 2026, Polres Magetan menggelar rapat koordinasi lintas sektoral pada Selasa (28/4/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa selaku Kapolres Magetan, didampingi oleh Bapak Rudy Harsono, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Magetan. Rapat turut dihadiri oleh Ketua dan perwakilan SPSI Magetan serta perwakilan manajemen perusahaan di wilayah Kabupaten Magetan.
Dalam sambutan dan arahannya, Kapolres Magetan menegaskan pentingnya menyamakan persepsi seluruh pihak dalam menyikapi peringatan Mayday tahun ini.
“Dalam kesempatan rapat ini kita akan menyamakan persepsi terkait perayaan hari Mayday Tahun 2026 di Kabupaten Magetan,” ujar AKBP Erik.
Ia menjelaskan bahwa perayaan Mayday 2026 akan dipusatkan di Jakarta dan Jawa Timur, dengan salah satu agenda penting di Jawa Timur yakni peresmian Museum Ibu Marsinah dan rumah singgah di Kabupaten Nganjuk oleh Presiden Republik Indonesia.
Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan bahwa berdasarkan hasil koordinasi, tidak terdapat rencana kegiatan aksi maupun perayaan Mayday di wilayah Magetan.
“Berdasarkan penyampaian dari Ketua SPSI Kabupaten Magetan dan masing-masing pabrik, untuk di Magetan tidak ada kegiatan baik aksi maupun perayaan terkait hari Mayday Tahun 2026,” tegasnya.
Kapolres juga mengimbau para pekerja untuk memanfaatkan masa libur dengan kegiatan positif bersama keluarga.
“Menurut informasi, pada saat libur Mayday nanti para karyawan akan libur mulai tanggal 1 sampai dengan 3 Mei selama tiga hari. Kami menghimbau agar waktu libur dapat digunakan bersama keluarga. Mari kita jaga Magetan agar tetap aman dan kondusif,” tambahnya.
Sementara itu, Kadisnaker Magetan Rudy Harsono menyampaikan bahwa kondisi hubungan industrial di Kabupaten Magetan saat ini berjalan harmonis.
“Sampai dengan saat ini dari perwakilan SPSI Magetan maupun karyawan tidak ada yang mengikuti perayaan Mayday baik di Jakarta maupun di Nganjuk Jawa Timur,” jelas Rudy.
Ia juga menegaskan bahwa hubungan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah daerah terjalin dengan baik.
“Di Kabupaten Magetan hubungan karyawan dan pengusaha sangat baik dan hubungan kami Disnaker pun sangat baik,” ungkapnya.
Melalui rakor lintas sektoral ini, diharapkan seluruh elemen dapat terus bersinergi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, sehingga peringatan Mayday 2026 di Kabupaten Magetan berlangsung aman, damai, dan kondusif. (Arni/hms)












