BNNPekanbaru

Dari Halal Bihalal MISURI, BNNK Pekanbaru Serukan Perlawanan Total terhadap Narkoba

11
×

Dari Halal Bihalal MISURI, BNNK Pekanbaru Serukan Perlawanan Total terhadap Narkoba

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU, KUJANGPOST.com – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pekanbaru terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui pendekatan kolaboratif bersama masyarakat. Hal ini terlihat dalam kegiatan sosialisasi bahaya narkoba yang disampaikan langsung oleh Kepala BNNK Pekanbaru, Kombes Pol. Dr. Wawan, S.H., M.H., pada acara Halal Bihalal Paguyuban Mitra Sunda Riau (MISURI), Minggu (05/04/2026).

Kegiatan yang digelar di Pendopo H. Farid Zabidi, Jalan Kartama I, Pekanbaru tersebut dihadiri sekitar 200 peserta dari berbagai unsur, mulai dari pengurus DPP MISURI dan Pengurus MISURI Provinsi Riau, perwakilan Badan Kesbangpol Provinsi Riau, tokoh masyarakat, hingga tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Kombes Pol. Dr. Wawan menegaskan bahwa ancaman narkoba saat ini semakin kompleks dan menyasar seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali. Oleh karena itu, diperlukan sinergi kuat antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan.

“Permasalahan narkoba bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika,” tegasnya.

Dalam materi sosialisasinya, Kepala BNNK Pekanbaru memaparkan berbagai isu strategis, mulai dari perkembangan peredaran narkoba secara global, ancaman narkotika di Indonesia yang kini menyasar pelajar, mahasiswa, hingga kalangan profesional dan aparatur negara. Ia juga menyoroti tren baru penyalahgunaan cairan vape yang mengandung zat narkotika yang kian marak.

Selain itu, dijelaskan pula pola peredaran gelap narkoba di Provinsi Riau, perkembangan modus operandi pelaku, hingga faktor-faktor yang mendorong seseorang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Tidak hanya dari sisi hukum, pembahasan juga mencakup perspektif medis dan agama terkait dampak buruk narkotika.

BNNK Pekanbaru juga menekankan dua pendekatan dalam penanganan penyalahguna narkoba, yakni melalui mekanisme wajib (compulsory) dan sukarela (voluntary), sebagai bentuk upaya rehabilitasi yang humanis.

Melalui forum tersebut, BNNK Pekanbaru turut mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga MISURI, untuk berkomitmen menjauhi narkoba serta aktif berperan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Kota Pekanbaru sebagai Kota Bersinar, yaitu Bersih dari Narkoba,” tambahnya.
Acara berlangsung khidmat dan meriah dengan rangkaian kegiatan, mulai dari pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penampilan seni budaya Rampak Sekar MISURI, hingga tausiyah yang disampaikan oleh Ust. Dr. Suryan Al Jumroh, M.Ag.

Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara BNNK Pekanbaru dan Paguyuban Mitra Sunda Riau (MISURI) dalam momentum Halal Bihalal, yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dalam memerangi bahaya narkoba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *