DumaiTNI/POLRI

Polres Dumai Pastikan Minyak Goreng Kemasan Sesuai Takaran, Masyarakat Bisa Berbelanja dengan Tenang

139
×

Polres Dumai Pastikan Minyak Goreng Kemasan Sesuai Takaran, Masyarakat Bisa Berbelanja dengan Tenang

Sebarkan artikel ini

DUMAI, KUJANGPOST.com – Kapolres Dumai AKBP Hardi Dinata H, S.I.K., M.M., Melalui kasat Reskrim AKP Kris Tofel, S.Tr.K., S.I.K didampingi oleh Kanit tipiter IPDA Gery Barloy Pangestu, S.Tr.K., bersama Unit Metrologi Legal A Kota Dumai, melakukan pengecekan kalibrasi terhadap minyak goreng kemasan merk Minyak Kita.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan volume minyak goreng sesuai dengan yang tertera pada kemasan dan tidak merugikan masyarakat.

Pengecekan dilakukan di beberapa toko, termasuk Toko Abak di Jalan Sukajadi dan Toko ABC di Jalan Ahmad Yani. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan bahwa minyak goreng kemasan ukuran 1 liter sesuai dengan yang tertera di kemasan.

“Setelah dilakukan uji kalibrasi, kami tidak menemukan adanya pengurangan volume. Artinya, minyak goreng yang dijual benar-benar berisi 1.000 ml sesuai dengan ketentuan,” jelasnya.

Selain memastikan volume, tim juga mengecek harga jual minyak goreng di pasaran.

“Kami melihat ada sedikit perbedaan harga di setiap produsen, namun masih dalam batas wajar. Harga berkisar antara Rp14.600 hingga Rp15.600 per liter, tergantung produsen dan lokasi toko,” tambah AKP Kris Tofel.

Menurutnya, pengecekan ini sangat penting, terutama menjelang Idul Fitri, di mana permintaan minyak goreng biasanya meningkat.

“Kami tidak ingin ada pihak yang bermain curang dengan mengurangi isi kemasan atau menaikkan harga secara tidak wajar. Kami akan terus mengawasi agar masyarakat bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga dan kualitas yang sesuai,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan dalam penjualan minyak goreng.

“Jika ada warga yang merasa dirugikan atau menemukan minyak goreng dengan volume yang tidak sesuai, segera laporkan kepada kami. Kami siap melakukan pengecekan ulang,” katanya.

Dengan adanya kegiatan ini, AKP Kris Tofel berharap masyarakat bisa lebih tenang dalam berbelanja selama bulan Ramadhan.

“Kami ingin memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga kualitasnya. Semoga bulan suci ini membawa keberkahan bagi kita semua, dan masyarakat bisa beribadah dengan tenang tanpa khawatir dengan ketersediaan bahan pokok,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polsek Rokan IV Koto Perkuat Ekosistem Pertanian Berkelanjutan, Kawal Produktivitas Jagung Demi Swasembada Pangan Nasional ROKAN HULU – Komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Salah satunya dengan memperkuat ekosistem pertanian yang berkelanjutan melalui pendampingan dan pemantauan intensif terhadap perkembangan tanaman jagung milik petani di Desa Rokan Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto. Pada Rabu (30/6/2026) sekitar pukul 10.20 WIB, Bhabinkamtibmas Polsek Rokan IV Koto, AIPDA Khairil Asri, bersama pemerintah desa turun langsung ke lahan pertanian untuk mengecek kondisi tanaman jagung pipil jenis hibrida. Kegiatan tersebut meliputi pengamatan pertumbuhan tanaman, pengukuran tinggi tanaman, serta pemantauan kondisi lahan guna memastikan proses budidaya berjalan optimal. Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman jagung yang telah berumur 56 hari sejak ditanam pada 6 Mei 2026 menunjukkan perkembangan yang baik. Tinggi tanaman rata-rata mencapai sekitar 150 sentimeter dengan kondisi pertumbuhan yang sehat, meski memasuki musim hujan yang berpotensi memengaruhi produktivitas lahan. Kapolsek Rokan IV Koto, IPTU Dodi Ripo Saputra, S.H., M.H., menegaskan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional. “Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan pendampingan kepada petani agar proses budidaya dapat berjalan dengan baik. Sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan demi terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujarnya. Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga menjadi sarana mempererat komunikasi dengan para petani. Melalui pendampingan secara langsung, berbagai kendala yang dihadapi di lapangan dapat diidentifikasi lebih dini sehingga solusi dapat dirumuskan bersama demi menjaga produktivitas pertanian. Selain memastikan pertumbuhan tanaman tetap optimal, kegiatan tersebut turut memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui pelayanan yang humanis, responsif, dan hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan pendampingan yang dilakukan secara berkesinambungan, Polsek Rokan IV Koto berharap produktivitas pertanian jagung terus meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus memperkuat terwujudnya swasembada pangan nasional. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Riau

ROKAN HULU| KUJANGPOST.com – Komitmen Polri dalam mendukung…