PekanbaruTNI/POLRI

Polsek Rumbai Terus Pantau Banjir di Sri Meranti, Pastikan Keamanan dan Bantuan Warga

167
×

Polsek Rumbai Terus Pantau Banjir di Sri Meranti, Pastikan Keamanan dan Bantuan Warga

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU, KUJANGPOST.com – Meluapnya air sungai siak beberapa pekan lebih menyebabkan banjir yang menggenangi sejumlah desa/kelurahan di sepanjang bantaran sungai siak di Pekanbaru. Kelurahan Sri meranti Rumbai merupakan salah satu wilayah yang paling terdampak dimana ketinggian air dibeberapa pemukiman warga antara 50 cm s.d 150 cm. Dari 20 RW yang ada di kel Sri Meranti, 14 Rw diantaranya merupakan wilayah terdampak banjir. RW 12,dan RW 06 merupakan 2 (dua) wilayah terdampak banjir terparah yang ketinggian air mencapai 1,5 meter diatas tanah. Untuk saat ini ketinggian air sudah mulai surut, sebahagian pengungsi sudah mulai kembali kerumah meninggalkan tenda pengungsian

Kepolisian telah mengambil berbagai langkah penanganan banjir sebagai bentuk polri peduli, dan Polri untuk masyarakat . Upaya Polda Riau dan Polresta Pekanbaru memberikan pelayanan dalam rangka harkamtibmas dan menggelar kegiatan sosial kemanusiaan membentuk posko pengamanan dan penanganan banjir.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika SIK MH melalui Kapolsek Rumbai memaparkan Di posko pengamanan dan penanganan banjir ini , kepolisian menyediakan dapur umum untuk masyarakat dan pelayanan berobat kesehatan gratis bagi masyarakat terdampak banjir. Kami juga telah membentuk Team dalam rangka harkamtibmas yang mana memberikan pelayanan kepolisian dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Team kami akan melaksanakan patroli dan pemantauan dengan turun kelokasi secara langsung melakukan pengecekan ke wilayah terdampak untuk memastikan kondisi warga serta memantau perkembangan debit air,” ujar AKP SAID.

Selasa pagi (11/3/25) sekira pukul 10.00 wib s.d selesai, Team patroli posko pam dan penanganan banjir Polsek Rumbai bersama BKO Polda Riau dipimpin Kapospam Regu I (satu) Iptu KAMRA JUNAEDY kembali melaksanakan patroli dan pemantauan .Hasil kegiatan patroli dilaporkan air yang menggenangi wilayah tersebut mulai surut, dan hingga saat ini Belum/tidak ada laporan korban jiwa, sebahagian tenda2 pengungsian telah mulai ditinggalkan warga yang dapat kembali pulang kerumah masing masing. Meski demikian, patroli dan pemantauan tetap dilakukan hingga pukul 12.30 wib monitoring situasi dan berdialog dengan warga terkaid situasi kamtibmas di berbagai tempat agar tetap kondusif.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika SIK MH  melalui Kapolsek Rumbai AKP SAID KHAIRUL IMAN SH,MH mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir, terutama jika hujan deras kembali turun. “Kami mengingatkan warga yang tinggal di dekat bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat,” tambahnya, Situasi di Kecamatan Rumbai saat ini kondusif, personel Polsek Rumbai dan Bko Polda Riau di Posko Pengaman dan penanganan banjir akan terus melakukan patroli dan pemantauan untuk memastikan keamanan warga, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polsek Rokan IV Koto Perkuat Ekosistem Pertanian Berkelanjutan, Kawal Produktivitas Jagung Demi Swasembada Pangan Nasional ROKAN HULU – Komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Salah satunya dengan memperkuat ekosistem pertanian yang berkelanjutan melalui pendampingan dan pemantauan intensif terhadap perkembangan tanaman jagung milik petani di Desa Rokan Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto. Pada Rabu (30/6/2026) sekitar pukul 10.20 WIB, Bhabinkamtibmas Polsek Rokan IV Koto, AIPDA Khairil Asri, bersama pemerintah desa turun langsung ke lahan pertanian untuk mengecek kondisi tanaman jagung pipil jenis hibrida. Kegiatan tersebut meliputi pengamatan pertumbuhan tanaman, pengukuran tinggi tanaman, serta pemantauan kondisi lahan guna memastikan proses budidaya berjalan optimal. Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman jagung yang telah berumur 56 hari sejak ditanam pada 6 Mei 2026 menunjukkan perkembangan yang baik. Tinggi tanaman rata-rata mencapai sekitar 150 sentimeter dengan kondisi pertumbuhan yang sehat, meski memasuki musim hujan yang berpotensi memengaruhi produktivitas lahan. Kapolsek Rokan IV Koto, IPTU Dodi Ripo Saputra, S.H., M.H., menegaskan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional. “Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan pendampingan kepada petani agar proses budidaya dapat berjalan dengan baik. Sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan demi terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujarnya. Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga menjadi sarana mempererat komunikasi dengan para petani. Melalui pendampingan secara langsung, berbagai kendala yang dihadapi di lapangan dapat diidentifikasi lebih dini sehingga solusi dapat dirumuskan bersama demi menjaga produktivitas pertanian. Selain memastikan pertumbuhan tanaman tetap optimal, kegiatan tersebut turut memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui pelayanan yang humanis, responsif, dan hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan pendampingan yang dilakukan secara berkesinambungan, Polsek Rokan IV Koto berharap produktivitas pertanian jagung terus meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus memperkuat terwujudnya swasembada pangan nasional. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Riau

ROKAN HULU| KUJANGPOST.com – Komitmen Polri dalam mendukung…